Sinergi TP PKK Kelurahan Banjarsengon dan Unmuh Jember Gelar Asesmen Psikologi Komunitas
- 23 Juni 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Sinergi TP PKK Kelurahan Banjarsengon dan Unmuh Jember Gelar Asesmen Psikologi Komunitas
JEMBER, 23 JUNI 2026 – Jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) beserta aparatur Kelurahan Banjarsengon menerima kunjungan strategis dari Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember pada Selasa, 23 Juni 2026.
Kehadiran delegasi kampus ini dalam rangka pelaksanaan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan Praktek Asesmen Komunitas oleh mahasiswa Fakultas Psikologi.
Kegiatan yang berpusat di aula kelurahan tersebut dimulai sejak pukul 08.30 WIB. Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kelurahan Banjarsengon Henry Wulandari, A.Md.Keb., Sekretaris TP PKK Dwi Mulyati, Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan dan Pelayanan Umum Hasminanda Yuniasari, S.Tr.IP., M.M., Kasi PMKS Heksa Agustini, S.E., serta segenap jajaran pengurus PKK dan Kader Posyandu se-Kelurahan Banjarsengon.
Berdasarkan surat permohonan resmi nomor 437/II.3.AU/FPSI/F/2026 dari Fakultas Psikologi Unmuh Jember, program ini difokuskan pada pemetaan psikologi sosial. Tujuh mahasiswa yang diterjunkan, yakni Louis Dewa Mahendra, Kiran Aprelia Susanti, Marshanda Nabila Alam, Fani Wahyu Kurniawan, Ambarwati, Fadhilah Ayudia, dan Nabila Adinda Jayanti, melaksanakan pengambilan data komprehensif serta menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD).
Agenda ilmiah ini dirancang secara khusus untuk menggali dua indikator utama di tengah masyarakat, yaitu analisis Emotional Well-Being (kesejahteraan emosional) warga setempat serta tingkat Engagement (keterikatan) komunitas terhadap program lingkungan maupun sosial.
Di tempat terpisah, Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan dedikasi yang ditunjukkan oleh adik-adik mahasiswa Fakultas Psikologi Unmuh Jember. Menurutnya, sinergi antara dunia akademis dan birokrasi ini menjadi langkah konkret untuk melahirkan kebijakan yang berbasis data riil (evidence-based policy).
Apresiasi senada diutarakan oleh Ketua TP PKK Kelurahan Banjarsengon, Henry Wulandari, A.Md.Keb. Ia memuji antusiasme tinggi serta program kerja aplikatif yang dibawa para mahasiswa.
Henry menekankan bahwa keterlibatan aktif jajaran PKK dan Kader Posyandu sangat krusial. Sebagai garda terdepan di tingkat akar rumput, para kader bertindak sebagai mitra strategis utama guna menjamin kevalidan data yang dihimpun selama proses asesmen berlangsung.
Melalui kolaborasi ini, pihak kelurahan berharap laporan analisis dari mahasiswa nantinya dapat diserahterimakan sebagai instrumen acuan, bahan rekomendasi, serta pondasi penting bagi pemerintah kelurahan dalam menyusun program pemberdayaan masyarakat yang jauh lebih efektif dan tepat sasaran di masa depan. (sgk)