Sumur Warga Mengering, BPBD dan Perumdam Jember Salurkan 65 Ribu Liter Air Bersih ke Dusun Rowo, Mrawan, Mayang
- 28 Oktober 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Sumur Warga Mengering, BPBD dan Perumdam Jember Salurkan 65 Ribu Liter Air Bersih ke Dusun Rowo, Mrawan, Mayang
JEMBER, 28 OKTOBER 2026 – Dampak musim kemarau masih dirasakan warga Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Mengeringnya sumur-sumur warga membuat puluhan keluarga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan kembali menyalurkan bantuan air bersih pada Rabu 28 Oktober 2026.
Dalam distribusi kali ini, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Kegiatan tersebut merupakan distribusi ke-13 dalam penanganan dampak kekeringan di wilayah Dusun Rowo.
Berdasarkan laporan di lapangan, sebanyak 80 kepala keluarga (KK) membutuhkan bantuan air bersih. Rinciannya, 40 KK berada di RT 002 RW 014 dan 40 KK lainnya di RT 001 RW 016.
Kondisi kekeringan membuat warga harus menempuh jarak sekitar satu kilometer menuju sumber mata air di dekat sungai untuk mendapatkan air bagi kebutuhan rumah tangga. Situasi tersebut semakin menyulitkan masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti minum, memasak, dan keperluan sanitasi.
Bahkan, sumur bor milik Pondok Pesantren At Thohiriyah yang sebelumnya menjadi salah satu sumber air di wilayah tersebut kini mengalami penurunan debit. Pasokan air dari sumur bor tersebut tidak lagi mencukupi kebutuhan pondok pesantren, sehingga warga semakin berharap adanya bantuan dari pemerintah.
Ali Maskur Bakri, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, menyampaikan bahwa distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau.
“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk upaya penanganan terhadap warga yang terdampak kekeringan. Kami bersama Perumdam Tirta Pandalungan berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ali.
Dalam pelaksanaannya, tim TRC Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Jember melakukan pendampingan di lokasi. Sementara itu, Perumdam Tirta Pandalungan mendistribusikan 5.000 liter air bersih yang kemudian ditampung dalam empat unit tandon milik BPBD yang telah tersedia di lokasi terdampak.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya BPBD Kabupaten Jember, Perumdam Tirta Pandalungan, kepala dusun, ketua RT/RW, serta warga setempat.
Hingga 28 Oktober 2026, total air bersih yang telah didistribusikan ke wilayah terdampak di Dusun Rowo tercatat mencapai 65.000 liter. Penyaluran secara berkala tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama sumber air setempat belum kembali mencukupi.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih berkapasitas 5.000 liter dilanjutkan setiap tiga hari sekali. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Selain distribusi bantuan, koordinasi dengan dinas dan instansi terkait juga diperlukan untuk mendorong penanganan yang lebih berkelanjutan. Penanganan tersebut diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, tetapi juga membantu mengatasi persoalan keterbatasan sumber air bersih ketika musim kemarau kembali melanda.
Melalui sinergi BPBD Kabupaten Jember dan Perumdam Tirta Pandalungan, pemerintah daerah terus berupaya membantu warga terdampak kekeringan agar tetap memperoleh akses air bersih. Bagi masyarakat Dusun Rowo, bantuan tersebut menjadi penopang penting di tengah menyusutnya sumber air yang selama ini diandalkan. (bob)