logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Tak Bisa Datang karena Stroke, Dua KPM di Kebonsari Terima Bantuan Pangan Diantar ke Rumah

  • 19 September 2026
  • Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
tak-bisa-datang-karena-stroke-dua-kpm-di-kebonsari-terima-bantuan-pangan-diantar-ke-rumah-20260919

Tak Bisa Datang karena Stroke, Dua KPM di Kebonsari Terima Bantuan Pangan Diantar ke Rumah

JEMBER, 19 SEPTEMBER 2026 – Kondisi kesehatan tidak menjadi penghalang bagi Heri Eko (72) dan Deden Purnawarman (69) untuk menerima bantuan pangan. Kedua warga Jalan Letjen Suprapto, Lingkungan Sumberpakem, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, yang mengalami stroke tersebut mendapat bantuan pangan dengan cara diantarkan langsung ke rumah, Sabtu 19 September 2026.

Penyaluran dilakukan melalui mekanisme cash on delivery (COD) oleh relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) bersama staf Kelurahan Kebonsari. Langkah ini dilakukan karena kondisi kedua penerima manfaat (KPM) tidak memungkinkan untuk datang sendiri ke Pendapa Kelurahan Kebonsari sebagai lokasi penyaluran bantuan.

Tiga relawan PSM, yakni Aminah, Sundari, dan Supardi, bersama staf Kelurahan Kebonsari, Dafika, mendatangi rumah kedua KPM. Bantuan kemudian diserahkan secara langsung kepada penerima di kediaman masing-masing.

Relawan PSM Kelurahan Kebonsari, Aminah, mengatakan pengantaran dilakukan setelah petugas mengetahui bahwa kedua KPM mengalami stroke dan memiliki keterbatasan untuk beraktivitas di luar rumah.

“Kondisi mereka memang tidak memungkinkan untuk datang sendiri mengambil bantuan di pendapa. Karena itu, kami yang datang langsung ke rumah. Yang penting bantuan tetap diterima oleh penerima yang sudah terdata,” ujar Aminah.

Menurut Aminah, penyaluran secara langsung juga memudahkan petugas memastikan bantuan diterima oleh KPM yang bersangkutan. Petugas mendatangi alamat penerima dan menyerahkan bantuan secara langsung, sehingga keterbatasan fisik tidak membuat mereka kehilangan akses terhadap bantuan.

“Kalau penerimanya sakit dan tidak bisa datang, pelayanan yang menyesuaikan. Kami datang ke rumah supaya bantuan tetap sampai kepada mereka,” katanya.

Sementara itu, Lurah Kebonsari Edy Hariyanto mengatakan penyaluran dengan cara COD merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi KPM yang memiliki keterbatasan mobilitas.

“Bantuan pangan harus sampai kepada penerima manfaat. Ketika ada warga yang karena kondisi kesehatan tidak bisa datang ke tempat penyaluran, maka pelayanan yang mendatangi mereka,” kata Edy.

Ia menegaskan, keterlibatan PSM dan staf kelurahan dalam penyaluran langsung tersebut sekaligus membantu memastikan distribusi berjalan sesuai data penerima manfaat.

“Teman-teman PSM dan staf kelurahan membantu memastikan bantuan diterima oleh KPM yang tepat. Jadi bukan hanya soal distribusi, tetapi juga memastikan warga yang membutuhkan tetap mendapatkan pelayanan meskipun kondisinya terbatas,” jelasnya.

Penyaluran bantuan pangan secara COD kepada Heri dan Deden menjadi gambaran bahwa distribusi bantuan tidak semata-mata berorientasi pada proses pembagian di satu lokasi. Ketika penerima memiliki kendala kesehatan, petugas menyesuaikan pola pelayanan dengan kondisi di lapangan agar bantuan tetap dapat diterima secara langsung.

Bagi dua warga Sumberpakem tersebut, kedatangan petugas ke rumah menjadi jalan agar bantuan pangan yang menjadi hak mereka tetap sampai tanpa harus memaksakan diri meninggalkan rumah dalam kondisi stroke. (aji)

Galeri Foto