logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Baratan

Tak Bisa Hadir ke Kantor Kelurahan Baratan, Tiga Lansia Terima Bansos Langsung di Rumah

  • 10 Desember 2025
  • Dibaca 166 Kali
Bagikan Via:
tak-bisa-hadir-ke-kantor-kelurahan-baratan-tiga-lansia-terima-bansos-langsung-di-rumah-20251211

Tak Bisa Hadir ke Kantor Kelurahan Baratan, Tiga Lansia Terima Bansos Langsung di Rumah

Kelurahan Baratan (PPID.Jemberkab.go.id) - Penyaluran bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter di Kelurahan Baratan pada Rabu (10/12/2025) tidak hanya dilakukan di kantor kelurahan. Petugas memilih sistem jemput bola untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang kondisi fisiknya tidak memungkinkan datang ke kantor kelurahan. Sekira pukul 14.58 WIB, perangkat Kelurahan Baratan bersama PSM Kecamatan Patrang dan Tim PPID Kabupaten Jember mendatangi rumah tiga warga lanjut usia di lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang.

Ketiga warga tersebut diketahui berada dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk berjalan jauh. Salah satunya adalah Amina atau B. Al, yang menerima bantuan tersebut langsung di rumahnya di RT 3 RW 10 pada pukul 15.10 WIB. "Kaso' on ya Cong, eyaterragi (bahasa Madura). Terima kasih, sudah diantarkan," ujar Amina saat petugas menyerahkan bantuan kepadanya.

Selain Amina, bantuan juga diberikan kepada dua lansia lainnya, yaitu B. Suryama (75) warga RT 03 RW 09 dan Muyanti (82) warga RT 2 RW 11. Namun kondisi rumah Amina mendapat perhatian khusus dari petugas karena dinilai sangat memprihatinkan. Dari pantauan di lokasi, sejumlah bagian rumah terlihat rusak, termasuk genteng dan kamar, sehingga dianggap kurang layak huni. "Pernah etonjeng itu kapan hari," kata Anis ketika ditanya mengenai kondisi rumah Amina.

Saat berdialog dengan Tim PPID Kabupaten Jember, Amina mengungkapkan bahwa ia hanya tinggal berdua bersama anaknya yang juga mengalami keterbatasan fisik. Keduanya mengandalkan bantuan dari saudara maupun tetangga sekitar. "Kauleh gun enduwenan sareng anak neng eka'entoh cong, gi mun ade'er terkadeng eberrik penakan eyade' sareng tatanggeh (bahasa Madura). Saya hanya tinggal berdua dengan anak di sini. Kalau makan, terkadang diberi ponakan yang di depan dan tetangga," tuturnya Kepada Tim PPID Kabupaten Jember, sekira pukul 15.10 WIB, Rabu (10/12).

Seorang warga yang dekat dengan rumah Amina turut membenarkan kondisi tersebut. “Kami terkadang yang urus B. Amina untuk makan, ya kita bantu lah mas. Ya mudah-mudahan B. Amina bisa diberikan bantuan untuk rumahnya tersebut,” harapnya. (Ruk)

Galeri Foto