Tak Sekadar Datang, Homecare Jelbuk Rutin Dampingi Lansia
- 05 Oktober 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Tak Sekadar Datang, Homecare Jelbuk Rutin Dampingi Lansia
JEMBER, 05 OKTOBER 2026 – Layanan Homecare di Kecamatan Jelbuk tidak berhenti pada kunjungan sesaat. Sejak Agustus 2026, Puskesmas Jelbuk secara rutin mendatangi warga yang mengalami kendala mengakses fasilitas kesehatan, termasuk lansia yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan.
Hal tersebut terlihat dalam kunjungan Homecare bersama Bupati Jember, dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., di Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk pada Minggu, 04 Oktober 2026. Tim mengunjungi dua lansia, yakni Ibu Misti, 75 tahun, lansia dengan disabilitas tuna netra, serta Ibu Bebun, 86 tahun, yang merupakan lansia tunggal.
Kepala Puskesmas Jelbuk, Machus Rovida, S.Tr.,Keb., mengatakan kunjungan dilakukan kepada sasaran yang tidak memungkinkan datang langsung ke Puskesmas karena kendala akses. Pendampingan tersebut dilakukan secara rutin setiap bulan.
“Untuk sasaran yang tidak bisa datang ke Puskesmas karena kendala akses, kami datangi setiap bulan. Kunjungan kali ini sudah menjadi kunjungan ketiga sejak Agustus,” ujarnya.
Pendampingan juga tidak hanya dilakukan melalui kunjungan langsung. Pada salah satu sasaran, khususnya Ibu Misti yang mengalami keterbatasan penglihatan, layanan dilanjutkan melalui telemedicine. Dokter melakukan konsultasi untuk mengetahui kondisi lansia sekaligus membantu menentukan tindak lanjut pelayanan yang diperlukan.
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Jember, Deni Irawan, S.Sos., mengatakan perhatian pemerintah dalam kunjungan Homecare tidak hanya tertuju pada kondisi kesehatan lansia, tetapi juga kondisi tempat tinggalnya.
“Kami bersama Gus Bupati melakukan kunjungan Homecare pada lansia tunggal, yaitu Ibu Misti dan Ibu Bebun. Yang menjadi perhatian pemerintah adalah kondisi kesehatan dan rumah layak huni,” katanya.
Bupati Jember, dr. Muhammad Fawait, S.E., Mz.Sc., menilai kunjungan langsung ke rumah warga menjadi pengingat bahwa kehadiran dan perhatian sangat berarti bagi masyarakat yang tengah menghadapi sakit, termasuk keluarga yang mendampingi.
“Melalui Homecare, kami terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga, terutama yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. Kami ingin setiap warga yang membutuhkan bisa mendapatkan perawatan dan pendampingan dengan baik,” tutur Gus Fawait.
Melalui kunjungan rutin dan dukungan telemedicine, Homecare Jelbuk menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelayanan bagi warga yang memiliki keterbatasan akses. Layanan tidak berhenti ketika tim meninggalkan rumah warga, tetapi dilanjutkan melalui pemantauan dan pendampingan sesuai kebutuhan. (ken)