logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil

Takut Data Hilang atau Malah Bocor ? ini Fakta Tentang IKD Yang Perlu Kamu Tau!

  • 23 Juni 2025
  • Dibaca 5324 Kali
Bagikan Via:
takut-data-hilang-atau-malah-bocor-ini-fakta-tentang-ikd-yang-perlu-kamu-tau

Takut Data Hilang atau Malah Bocor ? ini Fakta Tentang IKD Yang Perlu Kamu Tau!

"Pernah dapet kode OTP lalu di Minta Lewat Wa? Atau malah Ditelfon orang tidak dikenal mengaku petugas Dukcapil meminta kode OTP IKD?" . Sebelum panik yuk mari kita bahas apa sih itu IKD. IKD (Identitas Kependudukan Digital) adalah versi digital dari KTP elektronik (KTP-el) yang sah secara hukum dan dikeluarkan langsung oleh Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. IKD dirancang sebagai solusi modern dari pemerintah untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses dan menggunakan data kependudukan secara digital. IKD merupakan bentuk digital dari KTP elektronik yang sah dan memiliki kekuatan hukum yang sama. Banyak masyarakat yang kini mulai beralih menggunakan IKD karena mudah, praktis, efisien dan mudah untuk dibawa kemana saja.

Namun, beberapa orang merasa khawatir setelah munculnya pemberitaan mengenai penipuan verifikasi OTP. Apakah data dalam IKD benar-benar aman?

Jawabannya: ya, IKD tetap aman digunakan. Sistem IKD yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Dukcapil telah dirancang dengan teknologi keamanan tingkat tinggi. Data pribadi tersimpan dalam sistem pemerintah yang terenkripsi dan hanya bisa diakses oleh pemiliknya sendiri.

Namun perlu diwaspadai modifikasi modus penipuan seperti: Permintaan kode OTP lewat WA/telpon.Oknum yang mengaku sebagai petugas Dukcapil palsu. Kenapa Kode OTP Harus Dirahasiakan? Karena kode OTP adalah kunci akses ke data kependudukan digital kamu. Jika sampai diberikan ke orang lain, maka data bisa: Dicuri,Disalahgunakan, Bahkan dihapus atau diubah

Seperti contoh kasus yang telat terjadi kepada "Bapak Rahman Cahyono" warga "Sumbersari Jember" Menyampaikan bahwa ditelfon oleh orang tak dikenal untuk registrasi IKD sampai dengan proses kode OTP, kemudian setelah data OTP diberikan, seluruh data pribadinya hilang. Bapak Rahman Cahyono kini menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati hati untuk tidak memberikan kode OTP kesiapapun dan ingat kode OTP ini hanya bisa didapatkan secara mandiri dikantor dukcapil secara mandiri dan tidak boleh diwakilkan.

Proses verifikasi melalui OTP hanyalah bagian dari sistem pengamanan berlapis, dan tidak akan menyebabkan kebocoran data jika digunakan dengan benar.

Catat!!! Dukcapil tidak pernah meminta data OTP! Petugas tidak akan pernah meminta kode OTP melalui WA atau SMS. Jangan mudah percaya yang mengaku menjadi petugas Dukcapil tetapi tidak jelas identitasnya

Kesimpulan IKD aman asalkan digunakan dengan benar.Masyarakat tidak perlu ragu atau risau dalam membuat IKD. Prosesnya aman, mudah, dan gratis yang akan dibantu oleh petugas resmi Dukcapil di tempat pelayanan. Data Anda akan tetap terlindungi selama Anda tidak memberikan informasi pribadi kepada siapapun.

Mari bersama menjaga kerahasian data pribadi dengan menolak modus penipuan. Mendukung digitalisasi data kependudukan yang aman dan terpercaya. Gunakan IKD dengan tenang, nyaman, dan penuh kepercayaan. Jangan mudah percaya dengan pihak yang tidak resmi. IKD untuk kita semua, demi pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien!

*PJLP_Dhea