Tasyakuran dan Doa Bersama Sambut HUT RI ke-81, Kecamatan Ledokombo Perkuat Semangat Kebersamaan dan Penghormatan kepada Pahlawan
- 16 Agustus 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Tasyakuran dan Doa Bersama Sambut HUT RI ke-81, Kecamatan Ledokombo Perkuat Semangat Kebersamaan dan Penghormatan kepada Pahlawan
JEMBER, 16 AGUSTUS 2026 — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, menggelar Tasyakuran dan Doa Bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus momentum untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi lintas unsur masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 19.00–20.00 WIB, bertempat di Pendopo Kecamatan Ledokombo. Kegiatan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Muspika), kepala desa, kepala sekolah, Ketua TP PKK Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Pasukan Paskibraka Kecamatan Ledokombo.
Tasyakuran dan doa bersama tersebut dipimpin oleh Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni, S.STP., M.Si. selaku penanggung jawab kegiatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekcam Ledokombo Heri Lukman Hakim, S.Pd. beserta staf, Kapolsek Ledokombo IPTU Andrias Suryo Rubedo, S.H. beserta jajaran, serta Peltu Kusmanto, Batuud Koramil Ledokombo, bersama anggota Koramil.
Selain unsur Muspika, kegiatan juga dihadiri oleh kepala desa se-Kecamatan Ledokombo, kepala sekolah se-Kecamatan Ledokombo, Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Ledokombo, perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta Pasukan Paskibraka Kecamatan Ledokombo yang menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan dari Sekcam Ledokombo Heri Lukman Hakim, S.Pd., Kapolsek Ledokombo IPTU Andrias Suryo Rubedo, S.H., dan Batuud Koramil Ledokombo Peltu Kusmanto. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan doa bersama berupa pembacaan tawassul dan Al-Fatihah yang dipimpin oleh Ustaz M. Ali, Ketua MWC NU Kecamatan Ledokombo.
Suasana berlangsung khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk mengenang sekaligus mendoakan para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Usai doa, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah yang semakin mempererat komunikasi dan hubungan antarelemen pemerintahan serta masyarakat.
Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan tidak semata-mata menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kembali kesadaran bersama mengenai makna kemerdekaan.
“Tasyakuran dan doa bersama ini merupakan ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah kita nikmati selama 81 tahun. Di balik kemerdekaan tersebut ada perjuangan, pengorbanan, bahkan nyawa para pahlawan yang harus selalu kita kenang dan hormati,” ujar Nino.
Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja nyata, gotong royong, pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif. Pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pemuda dan seluruh masyarakat harus terus bersinergi membangun Ledokombo agar semakin maju, guyub dan sejahtera. Semangat para pahlawan harus kita lanjutkan melalui pengabdian sesuai dengan peran kita masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Ledokombo IPTU Andrias Suryo Rubedo, S.H., menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan keamanan selama seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif merupakan modal penting bagi masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan kemerdekaan dengan penuh kebahagiaan dan rasa persaudaraan.
“Peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Senada, Peltu Kusmanto menyampaikan bahwa mengenang jasa para pahlawan harus dibarengi dengan semangat menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai disiplin, nasionalisme, gotong royong dan rela berkorban yang telah diwariskan para pendahulu bangsa perlu terus ditanamkan kepada generasi muda.
Kegiatan tasyakuran dan doa bersama ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, unsur TNI-Polri, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran Pasukan Paskibraka Kecamatan Ledokombo turut memberikan makna tersendiri, mengingat para generasi muda tersebut merupakan representasi penerus bangsa yang dipersiapkan untuk meneruskan estafet perjuangan.
Di tengah momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kebersamaan seperti ini menjadi penting untuk membangun kesadaran bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan kolektif yang harus dijaga dan diisi dengan kontribusi nyata. Gotong royong, kepedulian sosial, toleransi dan pelayanan publik yang semakin baik merupakan bagian dari bentuk pengabdian dalam mengisi kemerdekaan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Ledokombo berharap semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterjemahkan menjadi energi positif untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan mendorong pembangunan di seluruh wilayah Kecamatan Ledokombo.
Kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kecamatan Ledokombo berlangsung dalam suasana khidmat, aman, tertib dan lancar. Ramah tamah menjadi penutup kegiatan sekaligus memperkuat silaturahmi seluruh unsur yang hadir.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semangat kemerdekaan menjadi energi untuk terus bersatu, bekerja, berkarya dan mengabdi bagi masyarakat, bangsa dan negara.(yus)