logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Bintoro

Tebing Ambrol di Mojan, Rumah Warga Rusak dan Motor Tertimbun Longsor

  • 15 November 2025
  • Dibaca 468 Kali
Bagikan Via:
tebing-ambrol-di-mojan-rumah-warga-rusak-dan-motor-tertimbun-longsor-20251115

Tebing Ambrol di Mojan, Rumah Warga Rusak dan Motor Tertimbun Longsor

PPID.JEMBER – Kejadian tanah longsor terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 14.30 WIB di Lingkungan Mojan RT 002 RW 001, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Longsoran tanah tersebut menimpa rumah milik Sulis, warga setempat, hingga menyebabkan tembok samping rumah ambruk dan satu unit sepeda motor tertimbun material tanah. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar karena berlangsung secara tiba-tiba di tengah kondisi hujan deras.

Longsor tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bintoro sejak siang hari. Intensitas hujan yang cukup deras membuat struktur tanah pada tebing menjadi labil, sehingga tidak mampu menahan tekanan air yang meresap ke dalam lapisan tanah. Meski menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, dan seluruh penghuni rumah berhasil selamat.
Tidak lama setelah kejadian, warga bersama Ketua RT, masyarakat sekitar, serta Korling Mojan segera melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsoran. Mereka berupaya membuka akses yang tertutup tanah serta memperkuat area yang berpotensi mengalami longsor susulan. Kerja bakti dilakukan secara gotong royong demi memastikan kondisi di sekitar rumah korban tetap aman.
Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 2.500.000, mencakup kerusakan tembok rumah yang ambruk serta sepeda motor yang tertimbun. Hingga berita ini diturunkan, cuaca di wilayah Kelurahan Bintoro masih tidak stabil dan hujan terus turun secara intens. Kondisi ini meningkatkan risiko longsor lanjutan, terutama pada titik-titik rawan di sekitar tebing setempat.
Menanggapi kondisi tersebut, Lurah Bintoro menginstruksikan tiga pilar kelurahan serta Kepala Lingkungan Mojan untuk bergerak cepat, melakukan langkah-langkah penanganan darurat, serta memastikan keamanan warga sekitar lokasi kejadian. Beliau menekankan bahwa penanganan dini sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih besar, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut.
Di sisi lain, kebutuhan mendesak di lokasi adalah empat buah terpal yang diperlukan untuk menutup area tebing yang rawan longsor, sebagai upaya mengurangi potensi longsor susulan akibat hujan yang belum reda.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan deras hingga saat ini, warga Kelurahan Bintoro dihimbau untuk tetap berhati-hati, terutama yang tinggal di dekat tebing, lereng, atau area rawan bencana. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda potensi bahaya. Demikian disampaikan oleh Koordinator Destana Lingkungan Mojan.

Galeri Foto