Tekan Efisiensi hingga Respons Aduan, Gus Fawait Serap Keluhan Warga Ledokombo
- 18 Maret 2026
- Dibaca 172 Kali
Bagikan Via:
Tekan Efisiensi hingga Respons Aduan, Gus Fawait Serap Keluhan Warga Ledokombo
JEMBER, 17 MARET 2026 - Upaya efisiensi anggaran hingga penguatan kanal aduan masyarakat menjadi sorotan dalam kunjungan Bupati Jember Muhammad Fawait saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa 17 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, bupati terlihat mengajak sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bepergian bersama menggunakan satu kendaraan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya penghematan bahan bakar di tengah fluktuasi harga minyak dunia, sekaligus menekan beban subsidi energi.
“Biasanya Kepala OPD berangkat sendiri-sendiri dengan mobil dinas masing-masing. Hari ini kita kumpul satu mobil untuk efisiensi BBM,” kata Bupati Fawait.
Di hadapan warga, Bupati Fawait juga menyinggung kanal pengaduan “Wadul Gus’e” yang dinilai semakin aktif dimanfaatkan masyarakat. Ia memandang meningkatnya jumlah laporan bukan sebagai persoalan, melainkan bentuk keterlibatan publik dalam mengawasi pelayanan pemerintah.
“Kalau aduan di Wadul Gus’e makin banyak, saya justru senang. Itu artinya masyarakat peduli dan membantu saya mengawasi kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Di sisi lain, persoalan infrastruktur tetap menjadi keluhan dominan yang disampaikan warga. Kerusakan jalan di sejumlah titik kembali mencuat dalam dialog antara pemerintah dan masyarakat. Menanggapi hal itu, Gus Fawait menjelaskan pembagian kewenangan penanganan jalan berdasarkan level pemerintahan.
Ada jalan yang menjadi kewenangan pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat.
“Jika desa tidak mampu membiayai perbaikan, status jalan bisa dihibahkan menjadi jalan kabupaten agar penanganannya bisa dilakukan pemerintah daerah,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadan ini diawali dengan pertemuan bersama RT/RW dan kader Posyandu di Balai Desa Suren, kemudian dilanjutkan dengan agenda Sholawat Kampoeng bersama tokoh agama di Balai Desa Sukogidri.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang diharapkan menjadi penguat semangat pelayanan publik selama Ramadan.