logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Tiga Rumah Warga Kepatihan Rusak Akibat Banjir Luapan, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik

  • 06 Maret 2026
  • Dibaca 269 Kali
Bagikan Via:
tiga-rumah-warga-kepatihan-rusak-akibat-banjir-luapan-bpbd-jember-salurkan-bantuan-logistik-20260306

Tiga Rumah Warga Kepatihan Rusak Akibat Banjir Luapan, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik

Banjir luapan yang terjadi di wilayah Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sultan Agung V/98 Lingkungan Kauman RT 02 RW 02, Kelurahan Kepatihan. Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, terdapat tiga rumah warga yang mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda akibat dampak banjir. Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Senin, 2 Maret 2026.

Hujan yang terjadi sejak pukul 13.30 WIB hingga sekitar pukul 20.30 WIB menyebabkan peningkatan debit air di beberapa sungai di wilayah Jember. Sungai yang mengalami kenaikan debit air antara lain Sungai Dinoyo, Sungai Kaliputih, Sungai Badean, dan Sungai Kalijompo. Sekitar pukul 18.30 WIB, air dari keempat sungai tersebut meluap ke permukiman warga dengan kondisi air berwarna coklat bercampur lumpur. Ketinggian air yang masuk ke area permukiman diperkirakan berkisar antara 40 hingga 70 sentimeter sehingga mengakibatkan sejumlah rumah terdampak.

Dari hasil pendataan di lapangan, diketahui bahwa tiga rumah warga mengalami kerusakan akibat peristiwa banjir tersebut. Rumah milik Wagiyono (57) mengalami kerusakan dengan kategori rusak sedang dan saat ini tidak dapat ditempati sehingga korban sementara tinggal di rumah saudara. Sementara itu, rumah milik Supriyadi (59) yang dihuni oleh empat jiwa mengalami kerusakan ringan namun masih dapat ditempati oleh pemiliknya. Rumah milik Ahmad Said (49) yang dihuni dua jiwa juga mengalami kerusakan ringan sehingga korban sementara memilih tinggal di rumah kontrakan hingga kondisi rumah memungkinkan untuk dihuni kembali.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember melakukan kegiatan asesmen dan penanganan awal di lokasi terdampak pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 21.50 WIB. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan berdasarkan surat dari Kelurahan Kepatihan Nomor 460/56/35.09.27.2006/2026 terkait permohonan usulan bantuan paket sembako bagi warga terdampak. Tim BPBD melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan, RT/RW, serta masyarakat setempat untuk memastikan kondisi warga dan tingkat kerusakan rumah. Selain itu, kegiatan dokumentasi juga dilakukan sebagai bagian dari proses pendataan serta pelaporan penanganan pasca bencana.

Selain melakukan asesmen, tim TRC-PB BPBD Kabupaten Jember juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan yang diberikan berupa dua paket sembako, dua paket alat kebersihan, dua selimut, dua paket lauk-pauk, serta dua paket tambahan gizi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir serta membantu proses pemulihan kondisi pasca kejadian. Tim Jitupasna BPBD juga melakukan penghitungan kerugian untuk menentukan bentuk bantuan lanjutan yang dapat diberikan kepada warga terdampak.

Saat ini kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sudah aman dan terkendali. Material sisa dampak banjir telah dibersihkan oleh warga secara gotong royong sehingga lingkungan sekitar kembali bersih. Namun dua rumah warga saat ini masih belum ditempati karena kondisinya belum memungkinkan untuk dihuni. Aktivitas masyarakat di sekitar lokasi secara bertahap mulai kembali normal setelah air banjir surut.

BPBD Kabupaten Jember juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang. Warga dihimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membangun rumah di bantaran sungai karena berpotensi terdampak banjir maupun longsor. Laporan kejadian ini juga akan diteruskan kepada instansi terkait agar dapat dilakukan penanganan lebih lanjut terhadap wilayah yang berpotensi terdampak banjir.

Galeri Foto