logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Tim Reaksi Cepat BPBD Dampingi BAZNAS Kabupaten Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Kaliwining

  • 06 Oktober 2026
  • Dibaca 124 Kali
Bagikan Via:
tim-reaksi-cepat-bpbd-dampingi-baznas-kabupaten-jember-salurkan-5000-liter-air-bersih-ke-kaliwining-20261006

Tim Reaksi Cepat BPBD Dampingi BAZNAS Kabupaten Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Kaliwining

Jember, 6 Oktober 2026 - Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, terdampak kekeringan dan mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih dengan pendampingan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember.

Distribusi bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter itu dilakukan pada Senin, 5 Oktober 2026. Bantuan disalurkan ke tandon BPBD yang tersedia di wilayah terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Tim TRC-PB BPBD Jember turut melakukan pendampingan sejak proses menuju lokasi, koordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat, hingga distribusi bantuan air bersih oleh Baznas Kabupaten Jember.

Qoidul Umam, anggota TRC-PB BPBD Kabupaten Jember, mengatakan kondisi kekeringan di wilayah tersebut mulai dirasakan warga sejak akhir Juli 2026.

"Di wilayah RW 13 belum tersedia jaringan pipanisasi sehingga warga masih mengandalkan sumur. Saat ini debit air mulai menurun, sebagian sumur mengering dan air yang tersisa mulai berbau kurang sedap," kata Umam.

Menurut dia, warga yang terdampak terpaksa mencari sumber air alternatif. Salah satunya dengan mengambil air dari sumur bor terdekat yang berjarak sekitar satu kilometer.

Sementara untuk kebutuhan mandi, sebagian warga memanfaatkan Sungai Bedadung. Namun, kondisi sungai tersebut juga tidak ideal karena airnya keruh dan debitnya mulai berkurang.

Berdasarkan pendataan BPBD, dampak kekeringan dirasakan 40 KK dari 75 KK di RT 07/RW 13, sebanyak 20 KK dari 70 KK di RT 08/RW 13, serta 40 KK dari 65 KK di RT 09/RW 13. Selain itu, terdapat 20 KK dari 50 KK di RT 11/RW 14 yang terdampak.

"Total ada 120 KK yang terdampak dan membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Umam.

Dalam kegiatan tersebut, TRC-PB juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan pentingnya pengelolaan air selama masa sulit mendapatkan sumber air bersih.

BPBD Jember merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali. Saat ini terdapat tiga tandon milik BPBD serta satu tandon hibah BPBD yang ditempatkan di rumah kepala dusun.

Sementara itu, warga RT 05 dan RT 06 relatif aman karena jaringan PDAM telah tersedia. Penanganan lanjutan juga akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mencari solusi pascakejadian.

Kegiatan pendampingan dan distribusi air bersih tersebut menjadi bagian dari penanganan kekeringan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.(tgh)

Galeri Foto