logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Tim Reaksi Cepat BPBD Jember Intensifkan Patroli Hari Keenam Operasi Ketupat Semeru, Kondisi Wilayah Terpantau Aman

  • 18 Maret 2026
  • Dibaca 280 Kali
Bagikan Via:
tim-reaksi-cepat-bpbd-jember-intensifkan-patroli-hari-keenam-operasi-ketupat-semeru-kondisi-wilayah-terpantau-aman-20260319

Tim Reaksi Cepat BPBD Jember Intensifkan Patroli Hari Keenam Operasi Ketupat Semeru, Kondisi Wilayah Terpantau Aman

JEMBER, 18 MARET 2026 - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali selama pelaksanaan patroli Pos Pengamanan (Pos PAM) dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026 hari keenam, Rabu 18 Maret 2026.

Patroli yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya Pos Alun-Alun, Pos Gumitir, Pos Tawang Alun, dan Pos Pondok Dalem. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif untuk memantau situasi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana selama arus mudik Lebaran.

Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Parmuji, menyampaikan bahwa hasil pemantauan hingga siang hari menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman tanpa adanya kejadian bencana.

“Hasil patroli di empat pos pantau hingga pukul 14.00 WIB menunjukkan nihil kejadian bencana. Secara umum kondisi wilayah Jember masih aman dan terkendali,” ujar Parmuji dalam laporan resminya.

Meski demikian, TRC BPBD mencatat adanya peningkatan volume kendaraan di kawasan Pos Pantau Gumitir. Jalur tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan wilayah Jember dengan daerah lain, sehingga kerap mengalami peningkatan arus kendaraan saat momentum mudik.

“Terjadi peningkatan volume kendaraan di Gumitir, namun arus lalu lintas masih terpantau lancar dan tidak ada hambatan signifikan,” katanya.

Selain memantau kondisi lalu lintas, BPBD Jember juga mengingatkan masyarakat terkait potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada rentang waktu pukul 14.30 hingga 17.30 WIB berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Parmuji mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang.

“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi call center Pusdalops BPBD Jember agar dapat segera ditangani,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan patroli ini, BPBD Jember bersinergi dengan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga unsur relawan seperti Destana, RAPI, dan ORARI.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat koordinasi pengerahan pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 serta instruksi Kepala BPBD Jember terkait pemantauan dan kesiapsiagaan bencana.

BPBD Jember memastikan patroli akan terus dilakukan secara rutin selama periode Operasi Ketupat Semeru 2026 guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. (tgh)

Galeri Foto