Tim Sumberjambe Jemput Bola, Bantuan Menyapa Lansia Disabilitas di Cumedak
- 22 September 2026
- Dibaca 101 Kali
Bagikan Via:
Tim Sumberjambe Jemput Bola, Bantuan Menyapa Lansia Disabilitas di Cumedak
JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 – Langkah pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kembali terlihat di Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe. Pada Senin, 21 September 2026, tim Kecamatan Sumberjambe bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengunjungi Ma’ati, warga Dusun Ajungmangli, yang merupakan seorang lansia sekaligus penyandang disabilitas.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyaluran bantuan dari Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., kepada warga sasaran yang telah terdata melalui proses verifikasi dan validasi. Tim membawa sejumlah kebutuhan dasar berupa sembako, mi, sandang, serta kasur.
Bagi tim yang datang ke lokasi, kondisi Ma’ati menjadi salah satu gambaran bahwa pelayanan sosial perlu dilakukan dengan pendekatan langsung. Sebagai lansia dengan keterbatasan, akses untuk mendapatkan bantuan maupun menyampaikan kebutuhan kepada pemerintah tentu perlu mendapat perhatian.
Pendamping PKH yang turut mendampingi penyaluran, Hendrik, mengatakan pendampingan di lapangan membantu memastikan informasi mengenai kondisi penerima dapat disampaikan dengan baik kepada pihak terkait.
“Kami mendampingi proses ini agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada penerima yang sesuai. Untuk Bu Ma’ati, kondisi beliau memang perlu mendapat perhatian karena selain sudah lanjut usia, beliau juga memiliki keterbatasan. Dengan adanya kunjungan langsung seperti ini, kita bisa melihat kebutuhannya dan menyampaikan apabila ada hal lain yang perlu ditindaklanjuti,” ujar Hendrik.
Menurut Hendrik, koordinasi antara pendamping PKH dan pemerintah di tingkat kecamatan penting dilakukan karena pendamping memiliki informasi mengenai kondisi keluarga penerima manfaat yang ditemui dalam kegiatan pendampingan sehari-hari.
“Pendamping tidak hanya bertugas terkait administrasi program, tetapi juga ikut melihat kondisi keluarga penerima di lapangan. Ketika ada kebutuhan yang perlu diketahui pemerintah, tentu kami sampaikan. Harapannya, kolaborasi seperti ini terus berjalan karena masyarakat yang membutuhkan akan lebih mudah mendapatkan perhatian ketika semua pihak saling berkoordinasi,” lanjutnya.
Camat Sumberjambe Faroek mengatakan, kunjungan kepada Ma’ati merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk tidak membatasi pelayanan hanya di kantor. Menurutnya, masyarakat dengan kondisi tertentu justru membutuhkan pemerintah yang datang langsung.
“Kalau masyarakat dalam kondisi sehat dan mampu, mungkin lebih mudah bagi mereka untuk datang menyampaikan kebutuhan. Tetapi untuk lansia dan warga disabilitas seperti Bu Ma’ati, pemerintah memang perlu lebih aktif mendatangi. Karena itu kami turun bersama tim untuk melihat langsung kondisinya dan memberikan bantuan yang memang bisa dimanfaatkan sehari-hari,” ujar Faroek.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan Bu Ma’ati dan keluarga. Yang lebih penting, masyarakat tahu bahwa pemerintah hadir dan peduli. Kalau dari kunjungan ini masih ditemukan kebutuhan lain, tentu akan kami koordinasikan dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kemampuan dan program yang tersedia,” katanya.
Penyaluran kepada Ma’ati menjadi bagian dari rangkaian kunjungan tim Kecamatan Sumberjambe kepada sekitar 20 warga sasaran di sejumlah desa. Selain Desa Cumedak, sasaran lainnya berada di Desa Jambearum, Desa Gunungmalang, Desa Pringgondani, dan Desa Sumberpakem. (wd)