TP PKK Sumbersari Tekankan Peran Kader Dampingi Home Care hingga Pengelolaan Sampah
- 16 September 2026
- Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
TP PKK Sumbersari Tekankan Peran Kader Dampingi Home Care hingga Pengelolaan Sampah
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sumbersari menekankan peran kader dalam mendukung pelayanan masyarakat melalui program home care yang akan dilaksanakan rutin setiap Jumat di wilayah Kecamatan Sumbersari.
Ketua TP PKK Kecamatan Sumbersari, Dwiyanti Hadiatullah mengatakan, kader TP PKK kelurahan memiliki peran penting dalam mendampingi tim home care ketika pelayanan dilaksanakan di wilayah masing-masing. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pelaksanaan layanan berjalan lebih efektif sekaligus mendukung koordinasi dengan masyarakat.
Hal itu disampaikan Dwiyanti dalam Pertemuan Rutin TP PKK se-Kecamatan Sumbersari yang berlangsung di Pendapa Kelurahan Karangrejo, Rabu 16 September 2026. Kegiatan dihadiri pengurus TP PKK Kecamatan Sumbersari, Ketua TP PKK Kelurahan Karangrejo Novia Dewi Luqman, para ketua TP PKK kelurahan se-Kecamatan Sumbersari, serta sekretaris TP PKK kelurahan.
“Untuk kelurahan yang ketempatan home care, kami berharap ketua TP PKK bersama pengurus PKK kelurahan dapat mendampingi tim home care. Dengan begitu, pelaksanaan pelayanan di lapangan bisa berjalan dengan baik dan terkoordinasi,” ujar Dwiyanti.
Ia menjelaskan, Kecamatan Sumbersari memiliki dua puskesmas, yakni Puskesmas Sumbersari dan Puskesmas Gladakpakem. Karena itu, tim home care di wilayah Kecamatan Sumbersari dibagi menjadi dua tim untuk menyesuaikan wilayah pelayanan masing-masing puskesmas.
Dwiyanti menegaskan, sasaran penerima layanan home care telah memiliki basis data dari puskesmas. Pelayanan dilaksanakan pada hari dan jam kerja. Sementara untuk kondisi emergency, masyarakat dapat menghubungi layanan tersebut dengan ketentuan warga yang membutuhkan masuk dalam desil 1.
Adapun proses pendaftaran dilakukan melalui satu pintu, yakni Wadul Guse. Mekanisme tersebut menjadi jalur bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan layanan sehingga penanganannya dapat diteruskan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain home care, pertemuan rutin tersebut juga membahas penguatan program Hatinya PKK, khususnya pemanfaatan lahan untuk tanaman sayur-mayur di masing-masing kelurahan.
Dwiyanti berharap setiap kelurahan dapat memiliki tanaman sayur-mayur sebagai bagian dari pemberdayaan keluarga. Proses kegiatan tersebut juga diharapkan didokumentasikan melalui video, mulai dari pengolahan tanah, penanaman hingga perawatan tanaman.
“Yang ingin kita dorong, setiap kelurahan memiliki tanaman sayur-mayur. Tidak hanya menanam, tetapi prosesnya juga bisa menjadi edukasi, mulai dari pengolahan tanah sampai perawatan,” jelasnya.
Persoalan pengelolaan sampah turut menjadi perhatian. Sejumlah kelurahan di Kecamatan Sumbersari telah memiliki bank sampah yang berjalan untuk mengelola sampah masyarakat. Keberadaan bank sampah tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kelurahan Karangrejo Novia Dewi Luqman mengatakan, kegiatan PKK di wilayahnya terus berjalan, baik di tingkat kelurahan maupun RT/RW, termasuk pertemuan kader posyandu se-Kelurahan Karangrejo.
Menurut Novia, berbagai kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meneruskan informasi dan program dari tingkat kecamatan kepada masyarakat.
“Kami berharap informasi yang diperoleh dari pertemuan ini bisa disampaikan kembali kepada masyarakat. Para kader juga harus terus meng-upgrade diri karena ke depan tantangan semakin banyak, sehingga para ibu memiliki pengetahuan dan solusi dalam menghadapinya,” kata Novia.
Novia menambahkan, bank sampah di sejumlah lingkungan Kelurahan Karangrejo juga telah berjalan. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi lingkungan lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.
Melalui pertemuan rutin tersebut, TP PKK Kecamatan Sumbersari mendorong agar kader tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mengambil peran dalam mendukung pelayanan kesehatan, pemberdayaan keluarga, serta penyelesaian persoalan di lingkungan masyarakat. (aji)