logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

TP PKK Tegalgede Didorong Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Perempuan

  • 09 Oktober 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
tp-pkk-tegalgede-didorong-jadi-motor-kemandirian-ekonomi-perempuan-20261009

TP PKK Tegalgede Didorong Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Perempuan

JEMBER, 09 OKTOBER 2026 – Pemberdayaan perempuan tidak cukup berhenti pada peningkatan pengetahuan. Keterampilan yang dimiliki juga perlu diarahkan menjadi peluang ekonomi yang mampu memberi manfaat bagi keluarga. Semangat itu yang didorong Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, melalui sosialisasi pemberdayaan perempuan kepada TP PKK Kelurahan Tegalgede, Jumat, 09 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Tegalgede tersebut mengangkat tema sosialisasi pemberdayaan perempuan dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi. Sebanyak 25 orang mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, ST, MM, Ketua TP PKK Kelurahan Tegalgede, serta pengurus TP PKK Pokja I hingga Pokja IV.

Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya peran perempuan dalam meningkatkan keterampilan dan membangun kemandirian ekonomi. Tidak hanya mendapatkan pemaparan, peserta juga mengikuti praktik pembuatan berbagai jenis kue.

Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan. Sebab, keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak sekadar menjadi pengetahuan baru, tetapi dapat dikembangkan menjadi aktivitas produktif yang mempunyai nilai ekonomi.

Lurah Tegalgede Shierley Aisyah mengatakan, perempuan memiliki potensi besar untuk ikut mendorong peningkatan ekonomi keluarga. Karena itu, keterampilan yang diberikan harus memiliki manfaat nyata dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemberdayaan perempuan harus diarahkan pada peningkatan keterampilan yang bisa dimanfaatkan secara nyata. Jangan sampai pelatihan hanya berhenti pada kegiatan, tetapi keterampilan yang diperoleh bisa dikembangkan dan memiliki nilai ekonomi,” ujar Shierley.

Menurut dia, pembuatan kue menjadi salah satu contoh keterampilan sederhana yang berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan usaha. Dengan kreativitas, kualitas produk dan pemasaran yang baik, keterampilan tersebut dapat menjadi peluang tambahan pendapatan bagi keluarga.

“Dari keterampilan sederhana seperti membuat kue, sebenarnya bisa dikembangkan menjadi peluang usaha. Yang terpenting ada kemauan untuk belajar, mengembangkan produk dan melihat peluang yang ada di lingkungan sekitar,” katanya.

Shierley berharap TP PKK dapat menjadi salah satu penggerak dalam proses pemberdayaan perempuan di lingkungan Kelurahan Tegalgede. Kader PKK diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu mendorong perempuan di lingkungannya untuk terus meningkatkan kapasitas.

“TP PKK memiliki peran penting sebagai penggerak. Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan ini bisa diteruskan kepada masyarakat, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga oleh perempuan lainnya,” jelasnya.

Dia menambahkan, kemandirian ekonomi perempuan memiliki dampak yang lebih luas terhadap ketahanan keluarga. Perempuan yang memiliki keterampilan dan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi dinilai memiliki peluang lebih besar untuk ikut berkontribusi dalam menopang perekonomian rumah tangga.

Karena itu, kegiatan pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan materi yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Selain keterampilan produksi, ke depan penguatan dapat diarahkan pada pengemasan produk, pemasaran hingga pengembangan usaha.

“Kami ingin kegiatan pemberdayaan seperti ini memberikan hasil yang berkelanjutan. Harapannya, perempuan di Tegalgede semakin terampil, percaya diri dan mampu melihat keterampilan sebagai peluang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga,” pungkas Shierley.

Melalui kegiatan tersebut, Kelurahan Tegalgede menegaskan komitmennya mendorong peningkatan kapasitas perempuan. TP PKK diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun perempuan yang lebih terampil, produktif dan mandiri secara ekonomi. (sar)

Galeri Foto