logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Turun ke Lapangan, Lurah Tegalgede Jangkau Warga Rentan yang Tak Masuk Daftar Bansos

  • 09 Desember 2025
  • Dibaca 324 Kali
Bagikan Via:
turun-ke-lapangan-lurah-tegalgede-jangkau-warga-rentan-yang-tak-masuk-daftar-bansos-20251209

Turun ke Lapangan, Lurah Tegalgede Jangkau Warga Rentan yang Tak Masuk Daftar Bansos

Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, terus memperkuat langkah perlindungan sosial melalui pendataan rutin warga rentan yang belum menerima bantuan pemerintah. Pada Jumat (5/12/2025), Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, ST, MM bersama tim turun langsung ke lapangan untuk mengunjungi kediaman Mbah Misri (70), seorang lansia yang hidup berdua dengan anaknya Amin (37), penyandang disabilitas mental sejak lahir.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pendataan akhir bulan yang melibatkan Puskesos, ketua RT/RW, serta pendamping sosial. Data setiap warga kembali dicocokkan dengan database Pandawa, sistem pendataan kelurahan yang mencatat penerima bantuan sejak 2022. Dari hasil penelusuran November, diketahui bahwa Mbah Misri belum pernah menerima bantuan resmi pemerintah seperti PKH, BPNT, Bantuan Pangan, maupun BLT. Padahal, NIK Mbah Misri sudah terdaftar dalam DTKS sejak 2022 oleh operator kelurahan, Sugeng Santoso.

Saat ditemui, Mbah Misri mengaku hanya mengandalkan uluran tangan tetangga. Ia tidak dapat bekerja jauh karena harus menjaga Amin yang tidak pernah meninggalkan rumah akibat kondisi tuna grahita. Dalam catatan Pandawa, bantuan yang pernah diterima hanya berupa pengalihan bantuan pangan pada Mei 2024 dan paket zakat sembako dari lembaga sosial tahun 2023—bukan bantuan resmi pemerintah.

Rombongan dipimpin langsung oleh Lurah Tegalgede, didampingi Kasi PMKS Suliman S.Sos, Pendamping PKH Yofi A.Z S.Kom, anggota Puskesos Fatimah dan Sutiana, serta Ketua RT 03 Yoyok Subagio dan Ketua RW 05 Dadut Karyadi. Mereka mendapati kondisi rumah Mbah Misri yang cukup memprihatinkan: bangunan semi permanen dari bata dan gedek, lantai tanah, perabotan seadanya, serta hanya satu lampu penerangan.

Dalam kunjungan tersebut, Lurah Shierley menyerahkan bantuan pangan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Selain itu, melalui Kasi PMKS, keluarga Mbah Misri juga diusulkan untuk mendapatkan program bedah rumah agar dapat tinggal di tempat yang lebih layak. “Keluarga seperti ini menjadi prioritas kami, terutama lansia yang merawat anak disabilitas,” jelas Suliman.

Lurah Shierley menegaskan bahwa pendataan ulang ini merupakan langkah penting agar tidak ada warga miskin yang terlewat. Database Pandawa terus diperbarui dan disinkronkan dengan DTKS pusat untuk mempercepat penyaluran bantuan. Sejak 2022, ratusan warga Tegalgede telah terbantu, namun kasus seperti Mbah Misri mengingatkan pentingnya verifikasi lapangan.

Kelurahan mengimbau warga untuk melapor ke RT/RW apabila merasa berhak namun belum terdaftar sebagai penerima bantuan. Pendekatan aktif seperti ini diharapkan menjadi contoh bagi kelurahan lain dalam memastikan jaring pengaman sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Galeri Foto