logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Usai Workshop, Pengelola Puskesmas Jember Bersiap Terapkan Perencanaan yang Lebih Adaptif

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
usai-workshop-pengelola-puskesmas-jember-bersiap-terapkan-perencanaan-yang-lebih-adaptif-20261001

Usai Workshop, Pengelola Puskesmas Jember Bersiap Terapkan Perencanaan yang Lebih Adaptif

JEMBER, 01 OKTOBER 2026 – Hasil Workshop Penyelarasan Dokumen Perencanaan dengan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) BLUD Puskesmas di Kabupaten Jember akan ditindaklanjuti melalui penerapan dalam proses perencanaan di masing-masing puskesmas.

Kegiatan yang digelar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) tersebut berlangsung Selasa, 29 September 2026, di Aula Hotel Royal Jember.

Workshop diikuti kepala puskesmas dan bagian perencanaan dari 50 puskesmas se-Kabupaten Jember serta bagian Perencanaan dan Keuangan DinkesPPKB. Selain membahas penyelarasan dokumen perencanaan dengan RBA, kegiatan juga memberikan penguatan mengenai pengelolaan mutu dan pelayanan kesehatan.

Pemateri workshop, dr. Nuryadi, mengatakan pengelolaan pelayanan perlu mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi informasi.

“Dalam workshop kali ini, kami membahas bagaimana pengelolaan mutu dan pelayanan dapat terus ditingkatkan. Pelayanan harus mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan keuangan, hingga pemanfaatan teknologi informasi,” jelasnya.

Pemahaman tersebut selanjutnya diharapkan dapat diterapkan oleh pengelola puskesmas dalam proses perencanaan dan penyusunan RBA. Dengan demikian, materi yang diperoleh selama workshop tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi menjadi bagian dari proses penguatan pengelolaan puskesmas.

Sekretaris DinkesPPKB Jember, Dyah Kusworini Indriaswati, mengatakan penerapan hasil workshop menjadi bagian penting dari tindak lanjut kegiatan.

“Harapannya, apa yang didapatkan dalam workshop ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat diterapkan oleh masing-masing puskesmas dalam proses perencanaan dan penyusunan RBA. DinkesPPKB bersama FKM UNEJ akan terus memberikan arahan dalam proses tersebut,” ujarnya.

Ke depan, pengelola puskesmas juga akan mendapatkan pendampingan dari FKM Universitas Jember dalam penyusunan regulasi RBA. Selain itu, akan disiapkan template bersama untuk mendukung keseragaman dokumen perencanaan.

Dengan tindak lanjut tersebut, hasil workshop diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam proses perencanaan dan pengelolaan pelayanan di masing-masing puskesmas, termasuk dalam persiapan RBA tahun 2027..(fam)

Galeri Foto