logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Wujudkan Jember Religius, Pemkab Jember Merealisasikan Pencairan Honorarium Guru Ngaji dan P3N Serentak di 6 Kelurahan kecamatan Kaliwates

  • 15 Maret 2026
  • Dibaca 155 Kali
Bagikan Via:
wujudkan-jember-religius-pemkab-jember-merealisasikan-pencairan-honorarium-guru-ngaji-dan-p3n-serentak-di-6-kelurahan-kecamatan-kaliwates-20260315

Wujudkan Jember Religius, Pemkab Jember Merealisasikan Pencairan Honorarium Guru Ngaji dan P3N Serentak di 6 Kelurahan kecamatan Kaliwates

JEMBER, KALIWATES – Momentum penuh keberkahan menyelimuti wilayah Kecamatan Kaliwates pada Sabtu, 14 Maret 2026. Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) secara resmi menyalurkan honorarium bagi para pejuang keagamaan, yang meliputi guru ngaji muslim, guru kitab suci non-muslim, serta Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) untuk tahun anggaran 2026.

Penyaluran ini dilakukan secara serentak di tujuh kantor kelurahan yang ada di bawah naungan Kecamatan Kaliwates, yakni Kelurahan Kaliwates, Tegal Besar, Sempusari, Kebonagung, Kepatihan, dan Jember Kidul. Langkah ini diambil guna mempermudah akses para penerima manfaat sehingga tidak perlu mengantre terlalu jauh di pusat kota.

Sinergi Kecamatan dan Pemkab Jember

Menurut pihak kecamatan, pencairan honorarium ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Bupati Jember atas dedikasi para guru agama yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membina moral dan akhlak masyarakat di lingkungan terkecil.

Program ini tidak hanya menyasar satu golongan saja. Sesuai dengan visi Bupati Jember yang inklusif, guru kitab suci dari agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu juga menerima honorarium yang sama. Hal ini mempertegas identitas Kaliwates sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama di jantung Kota Jember.

Suara Hati Para Guru Ngaji

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini disambut dengan wajah-wajah penuh syukur. Bagi banyak guru ngaji, insentif ini merupakan bentuk pengakuan negara terhadap profesi yang selama ini dijalani dengan penuh keikhlasan di mushola-mushola maupun rumah-rumah warga.

Salah satu penerima manfaat, Yudi Sulistiawan, seorang guru ngaji yang telah mengabdikan dirinya selama puluhan tahun di wilayah Kaliwates, mengungkapkan rasa harunya usai menerima honorarium tersebut secara simbolis.

“Terima kasih kepada Gus Bupati Jember, yang selama ini sangat memperhatikan guru ngaji yang masih setia menjaga nilai-nilai agama bagi para generasi penerus. Saya harap semoga insentif ini menjadi suatu keberkahan bagi kami, bagi Pemkab Jember dan bagi Gus Fawait Bupati Jember,” tutur Yudi Sulistiawan dengan penuh ketulusan.

Menurut Yudi, perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Fawait memberikan energi baru bagi para guru ngaji untuk terus istiqomah membentengi anak-anak muda dari dampak negatif kemajuan zaman.

Dampak Sosial dan Harapan ke Depan

Pencairan honorarium ini juga membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Dengan cairnya dana tersebut, daya beli para guru agama di pasar-pasar tradisional wilayah Kaliwates diharapkan turut meningkat, terutama menjelang kebutuhan bulan suci dan lebaran.

Selain guru ngaji, kehadiran P3N juga menjadi fokus perhatian. Peran mereka dalam membantu urusan pencatatan nikah dan urusan keagamaan di kelurahan dinilai sangat krusial bagi kelancaran pelayanan publik di tingkat bawah.

Pihak Kecamatan Kaliwates berharap, sinergi antara ulama, guru agama, dan pemerintah daerah ini dapat terus dipertahankan. Dengan terjaminnya kesejahteraan para pendidik agama, maka kualitas pendidikan karakter di Kabupaten Jember, khususnya di Kecamatan Kaliwates, diyakini akan semakin meningkat pesat menuju Jember yang lebih religius dan bermartabat.

Galeri Foto