logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Mangli

Wajah Semringah Pak Yono Saat Membawa Pulang 30 Kilogram Bantuan Beras

  • 23 September 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
wajah-semringah-pak-yono-saat-membawa-pulang-30-kilogram-bantuan-beras-20260924

Wajah Semringah Pak Yono Saat Membawa Pulang 30 Kilogram Bantuan Beras

JEMBER, 23 SEPTEMBER 2026 – Wajah semringah tampak jelas dari raut muka Yono, 67 tahun, warga Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, saat menerima bantuan pangan berupa beras, Selasa 22 September 2026. Dengan penuh rasa syukur, ia membawa pulang tiga karung beras dengan total berat mencapai 30 kilogram.

Bagi Pak Yono, bantuan tersebut bukan sekadar beberapa karung beras yang diterimanya. Ada rasa bahagia dan lega karena bantuan pangan yang diterimanya dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama keluarganya. Senyum yang terlihat di wajahnya seolah menggambarkan rasa syukur setelah mendapatkan bantuan yang sangat ia nantikan.

Sejak pagi, Pak Yono sudah mempersiapkan diri untuk berangkat dari rumah. Sekitar pukul 08.30 WIB, ia berangkat menuju Kelurahan Mangli dengan menggunakan becak miliknya. Meski harus membawa pulang tiga karung beras, ia tetap terlihat antusias karena sejak dari rumah sudah menyimpan harapan agar bantuan tersebut dapat diterimanya dengan lancar.

Sesampainya di lokasi penyaluran, rasa bahagia semakin terlihat ketika tiga karung beras tersebut akhirnya berada di tangannya. Dengan tenaga yang dimilikinya, Pak Yono membawa bantuan itu dengan penuh semangat. Baginya, bantuan tersebut memiliki arti tersendiri karena dapat sedikit meringankan kebutuhan pangan keluarganya.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur mendapatkan bantuan ini. Tadi saya berangkat dari rumah sekitar pukul 08.30 pagi dengan menggunakan becak. Saya memang sudah berharap bisa mendapatkan bantuan ini,” ujar Pak Yono.

Ia mengaku bersyukur karena masih mendapatkan perhatian melalui bantuan pangan tersebut. Tiga karung beras yang diterimanya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di rumah. Rasa senang itu terlihat ketika ia membawa beras tersebut setelah menyelesaikan proses penerimaan bantuan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga beras yang saya terima ini bisa bermanfaat dan membantu kebutuhan kami sehari-hari. Saya benar-benar bersyukur masih mendapatkan bantuan seperti ini,” katanya.

Di balik senyum dan rasa syukurnya, Pak Yono juga menyimpan sebuah harapan. Ia berharap perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan dapat terus diberikan melalui program bantuan pangan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang harus memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan kondisi ekonomi yang terbatas.

“Harapan saya, bantuan seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya. Semoga pemerintah tetap memperhatikan masyarakat yang membutuhkan dan bantuan yang diberikan bisa terus bermanfaat bagi kami dan keluarga,” ungkapnya.

Momen Pak Yono membawa tiga karung beras tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana sebuah bantuan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi penerimanya. Ia datang dengan membawa harapan dari rumah, kemudian pulang dengan membawa 30 kilogram beras sekaligus rasa syukur.

Bagi Pak Yono, jumlah tersebut bukan hanya hitungan berat bantuan. Tiga karung beras itu menjadi tambahan persediaan pangan di rumah sekaligus bentuk perhatian yang membuat dirinya merasa tidak sendiri dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Dengan becak yang kembali membawanya pulang, Pak Yono meninggalkan lokasi penyaluran dengan wajah yang masih menyimpan kebahagiaan. Bantuan pangan yang diterimanya diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan keluarganya dan menjadi pengingat bahwa perhatian kepada masyarakat membutuhkan dapat memberikan arti besar bagi mereka yang menerimanya. (anr)

Galeri Foto