logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Kesejahteraan Rakyat

Warga Jambesari Akhirnya Dapat Kepastian! UHC Bisa Dipakai Berkali-kali, Insentif Ketua Kelompok Pengajian Masuk Tahap Rekapitulasi Data

  • 13 Juni 2026
  • Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
warga-jambesari-akhirnya-dapat-kepastian-uhc-bisa-dipakai-berkali-kali-insentif-ketua-kelompok-pengajian-masuk-tahap-rekapitulasi-data-20260613

Warga Jambesari Akhirnya Dapat Kepastian! UHC Bisa Dipakai Berkali-kali, Insentif Ketua Kelompok Pengajian Masuk Tahap Rekapitulasi Data

JEMBER, 13 JUNI 2026 – Kegiatan Bunga Desaku Mini yang digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 08.00 WIB di Balai Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, menjadi ruang dialog yang dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai berbagai program Pemerintah Kabupaten Jember.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur, RSD dr. Soebandi Jember, RSD Balung, Camat Sumberbaru, Kepala Desa Jambesari, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bagkesra) Kabupaten Jember. Kehadiran berbagai unsur pemerintah tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi yang jelas sekaligus menyampaikan aspirasi secara langsung.

Salah satu topik yang paling banyak mendapat perhatian warga adalah program Universal Health Coverage (UHC) atau layanan berobat gratis yang saat ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Jember. Warga Desa Jambesari mempertanyakan apakah layanan UHC hanya dapat digunakan satu kali atau dapat dimanfaatkan berkali-kali ketika membutuhkan pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit rujukan.

Menjawab pertanyaan tersebut, perwakilan RSD dr. Soebandi Jember, Muhammad Halimi Firdausi, menjelaskan bahwa program UHC dapat digunakan kapan saja selama program tersebut masih diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun berjalan.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena tidak ada batasan penggunaan hanya satu kali. Warga tetap dapat memanfaatkan layanan kesehatan sesuai kebutuhan dengan mengikuti prosedur dan arahan dari puskesmas maupun rumah sakit yang memberikan pelayanan.

“Program UHC ini dapat dimanfaatkan kapan saja selama masih berlaku dan masyarakat tetap mengikuti mekanisme pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan”, jelas Muhammad Halimi Firdausi.

Selain persoalan kesehatan, perhatian masyarakat juga tertuju pada pencairan insentif Ketua Kelompok Pengajian. Warga menanyakan kepastian pencairan bantuan tersebut mengingat insentif guru ngaji telah lebih dahulu diterima oleh para penerima manfaat.

Menanggapi hal tersebut, Wahida Briliansyah, M.P., S.Kom., selaku perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bagkesra) Kabupaten Jember, menjelaskan bahwa saat ini proses penyaluran insentif Ketua Kelompok Pengajian masih berada pada tahap rekapitulasi data penerima manfaat.

“Data penerima saat ini masih dalam tahap rekapitulasi dan verifikasi agar penyaluran insentif dapat berjalan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku”, ujar Wahida.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember telah berkoordinasi dengan Bank Jatim untuk mempermudah proses penyaluran bantuan. Nantinya, petugas Bank Jatim akan mendatangi kantor desa untuk membantu pembukaan rekening bagi para penerima manfaat sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor bank di kota.

Selain memudahkan proses administrasi, rekening yang dibuka juga telah dibebaskan dari biaya administrasi bulanan sehingga tidak membebani para penerima bantuan.

Dalam kesempatan yang sama, masyarakat juga mendapatkan sosialisasi mengenai berbagai program pemerintah daerah lainnya, mulai dari layanan kesehatan melalui UHC, bantuan sosial, administrasi kependudukan, pendidikan, hingga berbagai program kesejahteraan masyarakat yang terus dihadirkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Melalui Bunga Desaku Mini, Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan mudah diakses oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi yang efektif untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya hingga tingkat desa.(bhi)

Galeri Foto