Warga Kalisat Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Jember Kembali Salurkan 5.000 Liter
- 16 Agustus 2026
- Dibaca 101 Kali
Bagikan Via:
Warga Kalisat Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Jember Kembali Salurkan 5.000 Liter
JEMBER, 16 AGUSTUS 2026 – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember membuat warga di Kecamatan Kalisat kesulitan mendapatkan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Distribusi air bersih ke-17 tersebut dilakukan pada Minggu, 16 Agustus 2026 di Dusun Kidul dan Dusun Karangpring, Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan kepada warga melalui tandon yang telah tersedia di lokasi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB untuk melakukan pendistribusian bantuan. Kegiatan tersebut dilaksanakan BPBD bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Lingkungan Hidup (PRKPLH), perangkat desa, RT/RW, serta warga setempat.
Tim TRC BPBD Jember, Iwan Mujiartono, mengatakan berdasarkan hasil asesmen pada 6 Agustus 2026, terdapat sekitar 77 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan pasokan air bersih di dua dusun tersebut.
“Distribusi air bersih ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Total bantuan yang disalurkan sebanyak 5.000 liter,” kata Iwan.
Di Dusun Kidul, kebutuhan air bersih tercatat di RT 1 RW 8 sebanyak sekitar 20 KK dari total 145 KK. Sementara di RT 1 RW 6 terdapat sekitar 15 KK yang mengalami kesulitan air bersih dari total 25 KK.
Adapun di Dusun Karangpring, bantuan menyasar sekitar 22 KK di RT 2 RW 1 dari total 220 KK. Kemudian sekitar 20 KK di RT 3 RW 1 dari total 80 KK juga tercatat membutuhkan pasokan air bersih.
Menurut Iwan, kondisi tersebut terjadi akibat musim kemarau yang menyebabkan ketersediaan sumber air warga menurun. Hasil asesmen TRC kemudian merekomendasikan pendistribusian air bersih sebagai langkah penanganan sementara.
Penanganan ini mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberjeruk.
“Untuk mengantisipasi kebutuhan warga selama musim kemarau, distribusi direkomendasikan dilakukan setiap tiga hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter,” ujar Iwan.
Distribusi berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala. Setelah seluruh bantuan tersalurkan, tim kembali ke Mako BPBD Jember sekitar pukul 14.00 WIB. (tgh)