logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Warga Padati Loket Layanan Dinsos PPPA di MPP Jember, Sebagian Besar Tanyakan Status Desil

  • 22 September 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
warga-padati-loket-layanan-dinsos-pppa-di-mpp-jember-sebagian-besar-tanyakan-status-desil-20260922

Warga Padati Loket Layanan Dinsos PPPA di MPP Jember, Sebagian Besar Tanyakan Status Desil

JEMBER, 21 September 2026 – Loket 12 Mal Pelayanan Publik (MPP) Jember yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Senin (21/9/2026), dipadati warga yang datang untuk berkonsultasi seputar layanan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember. Tiga jenis layanan utama yang paling banyak diakses warga pada hari itu adalah permintaan data desil kesejahteraan, pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), serta permintaan data pendukung untuk pengajuan beasiswa KIP.

Salah satu warga asal Blitar yang membawa persyaratan pengajuan beasiswa KIP, yang salah satu poinnya pelampiran surat keterangan desil sebagai bukti pendukung kondisi ekonomi.

Persoalan muncul karena domisili di Kabupaten Blitar. Petugas layanan Arum Meta Farahuda menjelaskan bahwa surat keterangan desil merupakan kewenangan masing-masing daerah sesuai domisili yang tercatat dalam basis data kependudukan.

“Untuk kasus semacam ini, kami sampaikan kepada yang bersangkutan bahwa surat keterangan desil hanya bisa diterbitkan oleh dinas sosial di daerah asal sesuai KTP,” jelasnya.

Kasus lain adalah pengaduan dari Uswati, warga Kecamatan Sukorambi. Uswati datang untuk menanyakan sebab bantuan sembako tiba-tiba dihentikan. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa Uswati terdeteksi aktivitas finansial berupa cicilan di lembaga perbankan.

“Saya tidak tahu kalau meminjam uang di bank itu membatalkan bansos yang selama ini saya terima. Uang itu untuk membangun rumah,” ujar Uswati.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Jember, Muhammad Rizqi Fajri Maulana, S.IP., memberikan penjelasan mekanisme penghentian bantuan sosial.

“Salah satu penyebab bansos tidak cair karena aktivitas finansial, yaitu terdeteksi memiliki cicilan besar, menggunakan layanan paylater, atau memiliki saldo tabungan yang mencukupi di bank Himbara. Ibu ini terdeteksi memiliki cicilan,” jelas Rizqi. (rou)

Galeri Foto