WARGA SEPAKAT, JALAN TETAP AMAN SELAMA PEMBANGUNAN
- 04 Desember 2025
- Dibaca 184 Kali
Bagikan Via:
WARGA SEPAKAT, JALAN TETAP AMAN SELAMA PEMBANGUNAN
Rabu, 3 Desember 2025, ruang pertemuan Kelurahan Kebonsari terasa lebih ramai dari biasanya. Para Ketua RW 22, 23, 24, dan 29 beserta para ketua RT yang berada dalam wilayah tersebut duduk melingkar, mengikuti rapat koordinasi terkait rencana pembangunan Perumahan Bukit Residence. Suasana rapat berlangsung serius namun penuh semangat, karena hari itu menjadi momen penting untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dengan kepentingan dan keamanan warga.
Rapat dibuka dengan pemaparan rencana pembangunan dan jalur yang akan dilalui kendaraan pengangkut material. Mengingat kawasan tersebut memiliki aktivitas warga yang padat, mulai dari anak sekolah, pekerja, hingga pedagang kecil, para peserta rapat sepakat bahwa aspek keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama.
Diskusi berlangsung cukup panjang, terutama mengenai potensi risiko di jalan yang akan dilewati truk material. Kekhawatiran warga sangat wajar—jalan licin akibat tumpahan pasir, debu yang beterbangan, hingga tonase kendaraan yang melebihi batas bisa membahayakan banyak orang. Namun seluruh peserta rapat akhirnya mencapai kesepakatan bersama untuk menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Ada enam poin penting yang disepakati. Pertama, tonase angkutan material harus sesuai aturan, menghindari kerusakan jalan dan risiko kecelakaan. Kedua, jam operasional kendaraan dibatasi mulai pukul 07.00 hingga 15.00, agar tidak mengganggu aktivitas warga pada pagi buta atau malam hari. Ketiga, pihak pengembang wajib membersihkan jalan bila terjadi tumpahan material.
Keempat, kendaraan pengangkut material harus ditutup terpal, demi mengurangi debu dan risiko material berjatuhan. Kelima, pengembang bertanggung jawab penuh apabila kolam resapan tidak muat dan air meluap ke lingkungan warga. Keenam, pihak pengembang berkomitmen memfasilitasi proses fasum dan fasos kepada pemerintah kabupaten.
Dengan kesepakatan ini, rapat ditutup dengan optimisme. Pembangunan boleh berjalan, tetapi keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.