Wujudkan Instruksi Bupati, Camat Sumberjambe Bantu Afifa Pengidap Hidrosefalus
- 11 September 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Wujudkan Instruksi Bupati, Camat Sumberjambe Bantu Afifa Pengidap Hidrosefalus
JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 – Camat Sumberjambe, Umar Faroek, S.P., mendatangi kediaman Afifa Nahda Rafanda, anak kelahiran 2015 yang mengidap hidrosefalus, di Dusun Krajan, Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Jumat 11 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan kepada Afifa dan keluarganya sekaligus menyerahkan bantuan berupa kruk sebagai alat bantu berjalan, selimut, kasur, serta bantuan pangan.
Kedatangan Camat Sumberjambe menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan secara langsung. Dalam kunjungan tersebut, Umar Faroek didampingi Agus dan beberapa pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka melihat kondisi Afifa sekaligus berbincang dengan keluarga mengenai kebutuhan yang diperlukan dalam kesehariannya.
Afifa yang lahir pada 2015 tersebut selama ini harus menjalani aktivitas dengan keterbatasan akibat kondisi hidrosefalus yang dideritanya. Bantuan kruk diberikan sebagai alat penunjang agar Afifa dapat terbantu dalam melakukan aktivitas dan bergerak sesuai dengan kemampuannya.
Selain alat bantu berjalan, keluarga Afifa juga menerima sejumlah bantuan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari. Selimut dan kasur diberikan sebagai dukungan kebutuhan rumah tangga, sementara bantuan pangan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
Camat Sumberjambe, Umar Faroek, S.P., mengatakan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan, tetapi juga untuk memastikan keluarga mengetahui bahwa mereka mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi Afifa dan memberikan sedikit dukungan kepada keluarga. Bantuan yang diberikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap bisa membantu kebutuhan Afifa dan keluarganya. Yang tidak kalah penting adalah memberikan semangat kepada keluarga agar tetap kuat dan sabar dalam mendampingi Afifa,” ujar Umar.
Menurutnya, pemerintah di tingkat kecamatan perlu mengetahui kondisi masyarakat secara langsung, terutama ketika terdapat warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih. Dengan turun ke lapangan, kebutuhan masyarakat dapat diketahui secara lebih nyata sehingga koordinasi bantuan dapat dilakukan sesuai kondisi yang ada.
“Kami ingin pelayanan pemerintah tidak hanya berhenti pada administrasi, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kami bersama pemerintah desa, pendamping PKH, dan unsur lainnya akan terus berkomunikasi apabila ada kebutuhan yang perlu dikoordinasikan. Mudah-mudahan Afifa dan keluarganya selalu diberikan kekuatan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pendamping PKH dan Agus turut membantu proses pemberian bantuan kepada keluarga Afifa. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pendampingan masyarakat di tingkat bawah, terutama dalam membantu menyampaikan kondisi warga kepada pihak-pihak yang dapat memberikan dukungan.
Kunjungan tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk memberikan motivasi secara langsung kepada keluarga. Di tengah kondisi yang dihadapi Afifa, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi bagian penting agar keluarga tidak merasa berjalan sendiri dalam mendampingi dan merawat anak mereka.
Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat memberikan manfaat sesuai kebutuhan. Kruk dapat digunakan sebagai alat bantu penunjang mobilitas Afifa, sedangkan kasur dan selimut dapat mendukung kenyamanan dalam beristirahat. Bantuan pangan juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian. Di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., pelayanan masyarakat terus diarahkan agar semakin dekat dengan kondisi dan kebutuhan warga, termasuk melalui penguatan koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, serta para pendamping di lapangan. (wd)