logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sumur Warga Keruh dan Berlumpur, BPBD dan PMI Kembali Kirim Air ke Pakusari Jember

  • 25 September 2026
  • Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
sumur-warga-keruh-dan-berlumpur-bpbd-dan-pmi-kembali-kirim-air-ke-pakusari-jember-20260925

Sumur Warga Keruh dan Berlumpur, BPBD dan PMI Kembali Kirim Air ke Pakusari Jember

JEMBER, 25 SEPTEMBER 2026 – Krisis air bersih masih dirasakan warga Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Sebanyak 125 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut kembali menerima bantuan air bersih dari PMI Jember pada Kamis, 24 September 2026.

Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-43 di lokasi terdampak kekeringan. Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air layak digunakan.

Dari data di lapangan, warga terdampak tersebar di dua wilayah. Di RT 02/RW 13 terdapat sekitar 45 KK dari total 80 KK, sedangkan di RT 03/RW 13 terdapat sekitar 80 KK dari total 100 KK.

Kondisi kekeringan di Dusun Bunder mulai dirasakan memasuki musim kemarau. Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember pada 1 Juli 2026, sebagian besar warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu sumber air yang dapat menjadi alternatif berada pada sumur bor dengan jarak sekitar 600 meter dari permukiman. Namun, sumber tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena belum tersedia meteran listrik serta jaringan pipa menuju permukiman warga.

Sementara itu, sejumlah sumur milik warga mengalami penurunan volume air. Bahkan, beberapa sumur menghasilkan air yang keruh dan bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih harus dilakukan secara berkala. Pada penyaluran ke-43 ini, tim mulai bergerak menuju lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Air kemudian disalurkan ke tandon yang tersedia serta kepada warga terdampak.

Kegiatan distribusi selesai sekitar pukul 10.30 WIB dan berjalan lancar, aman, terkendali, serta kondusif.

TRC BPBD Jember, Ali Maskur Bakri, menjelaskan bahwa bantuan air bersih masih diperlukan mengingat kondisi sumber air warga belum sepenuhnya pulih. Distribusi secara berkala menjadi salah satu langkah untuk menjaga ketersediaan air bagi masyarakat selama musim kemarau.

“Distribusi air bersih masih diperlukan karena sebagian warga mengalami penurunan sumber air. Untuk sementara, penyaluran direkomendasikan dilakukan setiap dua hari sekali agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Ali.

Dengan penyaluran terbaru tersebut, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan ke Dusun Bunder hingga 24 September 2026 mencapai 215.000 liter.

BPBD Jember bersama PMI, perangkat RT/RW, dan masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lokasi. Distribusi berikutnya direkomendasikan kembali dilakukan setiap dua hari sekali, dengan menyesuaikan perkembangan kebutuhan warga serta kondisi sumber air setempat.

Penanganan kekeringan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberpinang.

Hingga saat ini, tidak terdapat kendala dalam pelaksanaan distribusi. BPBD Jember bersama unsur terkait akan terus memantau kondisi warga terdampak dan memastikan bantuan air bersih dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. (bob)

Galeri Foto