Yasinan Jumat Legi di PTPN XII Glantangan, Camat Tempurejo Tegaskan Komitmen Pemkab Jember Entaskan Kemiskinan Ekstrem
- 23 April 2026
- Dibaca 157 Kali
Bagikan Via:
Yasinan Jumat Legi di PTPN XII Glantangan, Camat Tempurejo Tegaskan Komitmen Pemkab Jember Entaskan Kemiskinan Ekstrem
JEMBER, 23 APRIL 2026 - Camat Tempurejo menghadiri undangan dari Manajer PTPN XII Kebun Glantangan dalam kegiatan yasinan rutin Malam Jumat Legi yang digelar di rumah dinas manajer, Kamis 23 April 2026 pukul 18.00 WIB setelah salat Maghrib.
Kegiatan religius ini turut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Tempurejo, Kepala Desa Tempurejo dan Pondokrejo, serta warga sekitar dan karyawan Kebun PTPN XII Glantangan.
Manajer PTPN XII Kebun Glantangan, Hendro Prasetyo, S.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengajian rutin ini telah menjadi agenda bulanan yang konsisten dilaksanakan pihaknya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat dan pemerintah setempat.
“Kami memang berniat mengundang Muspika, kepala desa, serta warga sekitar dalam kegiatan ini dengan tujuan meningkatkan silaturahmi dan memperkuat kebersamaan, sehingga ke depan koordinasi menjadi lebih mudah,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tempurejo Muhammad Najmul Huda, S.STP., M.Si dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pengajian seperti ini sangat positif dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, Camat juga menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah daerah yang tengah berjalan. Di antaranya program Universal Health Coverage (UHC), pembukaan beasiswa cinta bergema, serta program verifikasi dan validasi (verval) data oleh ASN dalam rangka percepatan pengentasan kemiskinan.
Ia menjelaskan bahwa Bupati Jember, Muhammad Fawait S.E., M.Sc menunjukkan komitmen serius dalam mengatasi kemiskinan ekstrem dengan menerjunkan sekitar 22 ribu ASN untuk melakukan pendataan langsung di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat terdata dan menerima bantuan secara tepat sasaran.
“Ke depan, pemerintah daerah juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kemiskinan di bawah Dinas Sosial Kabupaten Jember, yang nantinya setiap desa aka nada satu pendamping dari satgas tersebut. Harapannya, Kabupaten Jember benar-benar bisa terbebas dari kemiskinan ekstrem,” ungkapnya.
Kegiatan yasinan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah antara seluruh peserta yang hadir.