logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan

UPAYA PENGUATAN LAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI KABUPATEN JEMBER

  • 17 November 2021
  • Dibaca 2114 Kali
Bagikan Via:
upaya-penguatan-layanan-kesehatan-ibu-dan-anak-di-kabupaten-jember

UPAYA PENGUATAN LAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI KABUPATEN JEMBER

Angka Kematian Ibu dan Bayi yang dikenal dengan istilah AKI/AKB merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang harus mendapat perhatian khusus mengingat tingginya angka tersebut di Jember, Hal tersebut tidak bisa diselesaikan hanya oleh Dinas Kesehatan saja selaku leading sector, namun harus ada sinergi, kolaborasi dan akselerasi dari semua lini baik pemerintah maupun sector swasta.

Salah satu program program unggulan Jember dalam pengentasan AKI/AKB adalah GEMAR JELITA Gerakan Masyarakat Jember Peduli ibu hamil dan Balita

Salah satu bentuk implementasi dari kegiatan tersebut pada tanggal 15-16 Agustus 2021 bertempat Hotel Java Lotus Jember, telah dilakukan Focus Group Discusion (FGD) guna menggali potensi-potensi yang bisa memberi daya ungkit terhadap penurunan AKI?AKB di Jember dan mendiskusikan permasalahan sampai ke akarnya guna mendapatkan solusi yang efektif dan efisien.

Kegiatan ini di prakarsai oleh Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan ThinkWell Institute dan dihadiri oleh unsure perwakilan dari:

1. Dinas Kesehatan

2. Dinas Sosial

3. BPJS

4. RS Soenbandi

5. RS Kalisat

6. Klinik Harapan Sehat

7. Klinik Suherman

8. BPM Endang

9. BPM Murtini

10. Puskesmas Mayang

11. Puskesmas Kaliwates

12. POGI

13. IDAI

14. IBI

15. Bappeda

Dalam pertemuan ini banyak hal yang didiskusikan yang juga memunjulkan kan kesepahaman dan kesepakatan baru dan apa yang harus dilakukan oleh masing masing OPD, Organisasi Profesi, BPJS, Rumah Sakit dan Klinik yang ada di Jember.

Adapun tujuan Kegiatan ini adalah :

1. Mendapatkan informasi potensi dan hambatan dalam implentasi praktik baik program KIA untuk percepatan penurunan jumlah kematian ibu dan bayi

2. Mendapatkan perhitungan biaya untuk meningkatkan dari status kesiapan layanan saat ini menjadi model ideal

3. Mendapatkan rekomendasi dalam meningkatkan pemanfaatan JKN untuk layanan KIA

4. Mendapatkan informasi persepsi daerah terkait pengalihan anggaran Jampersal yang akan disalurkan melalui BPJS Kesehatan

Salah satu upaya terobosan yang diusulkan dalam upaya percepatan penurunan AKI-AKB adalah kebijakan berstrata.

Kebijakan ini memetakan Kabupaten / Kota menjadi tiga kelompok, yaitu :

1. Ideal,

2. Sub-ideal

3. Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Kelompok ideal adalah:

1. Daerah yang mampu mendorong seluruh persalinan kerumah sakit PONEK,

2. Daerah yang mampu melakukan pemeriksaan kehamilan ideal 8 kali dengan minimal 2 kali pemeriksaan ke dokter menggunakan alat pemeriksaan USG dan EKG

3. Mampu laksana kunjungan postnatal ideal,

4. Mampu laksana KB pascasalin.

Kelompok sub-ideal adalah :

1. Daerah yang mampu mendorong seluruh persalinan minimal ke Puskesmas PONED,

2. Daerah yang mampu melakukan pemeriksaan kehamilan ideal 8 kali dengan minimal 2 kali pemeriksaan ke dokter menggunakan alat pemeriksaan USG,

3. Mampu laksana kunjungan postnatal ideal,

4. Mampu laksana KB pascasalin.

Sedangkan kelompok SPM adalah:

1. Daerah yang mampu mendorong persalinan di fasilitas kesehatan,

2. Mampu laksana pemeriksaan kehamilan 4 kali,

3. Mampu laksana kunjungan postnatal ideal.

Semoga saja Kabupaten Jember Menjadi Kelompok yang Pertama yaitu Kelompok Ideal

Wes Wayahe menjadi Lebih Baik !!