67 Guru Ngaji di Randuagung Sumberjambe Tersenyum, Terima Honorarium Jelang Idulfitri
- 14 Maret 2026
- Dibaca 161 Kali
Bagikan Via:
67 Guru Ngaji di Randuagung Sumberjambe Tersenyum, Terima Honorarium Jelang Idulfitri
JEMBER, 14 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember kembali menyalurkan honorarium bagi guru ngaji, guru kitab suci non-Muslim, serta Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) tahun 2026 di Kecamatan Sumberjambe, Sabtu 14 Maret 2026.
Bertempat di Balai Desa Randuagung, sebanyak 67 penerima manfaat menerima bantuan tersebut secara tunai melalui petugas Bank Jatim setelah melalui proses verifikasi data.
Program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian para tokoh keagamaan yang berperan penting dalam membina kehidupan spiritual masyarakat di tingkat desa.
Dalam proses penyaluran, para penerima diwajibkan menunjukkan buku tabungan, kartu tanda penduduk (KTP) asli, serta menyerahkan fotokopinya sebagai syarat verifikasi. Kegiatan berlangsung tertib berkat dukungan berbagai pihak yang memastikan distribusi dana berjalan lancar.
Petugas Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Mahrus, yang turut mengawal kegiatan, menuturkan bahwa koordinasi yang solid antarpelaksana di lapangan menjadi kunci kelancaran penyaluran.
“Kami memastikan para penerima terlayani dengan baik dan proses distribusi berjalan tertib. Kehadiran berbagai pihak di lapangan sangat membantu kelancaran kegiatan ini,” ujar Mahrus di Balai Desa Randuagung.
Ia menambahkan, bantuan tersebut memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat desa, terlebih karena cair menjelang Hari Raya Idulfitri saat kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.
Senada dengan hal tersebut, Siti Hotijah, seorang guru ngaji asal Dusun Mumbul, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Jember. Honorarium ini sangat berarti, apalagi menjelang Idulfitri karena sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya.
Siti berharap program ini dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai bentuk dukungan nyata bagi guru ngaji yang selama ini mendedikasikan diri dalam mendidik generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap melalui program ini, para guru ngaji, guru kitab suci non-Muslim, dan P3N dapat terus memperkuat pendidikan keagamaan serta kehidupan sosial di masyarakat. Selain di Desa Randuagung, penyaluran honorarium di Kecamatan Sumberjambe masih akan berlanjut ke beberapa desa lainnya pada hari yang sama. (wd)