Air Mata Haru Paisri Pecah, Bantuan Kursi Roda dari Dinsos PPPA Jember Hadirkan Harapan Baru
- 14 April 2026
- Dibaca 128 Kali
Bagikan Via:
Air Mata Haru Paisri Pecah, Bantuan Kursi Roda dari Dinsos PPPA Jember Hadirkan Harapan Baru
JEMBER, 13 April 2026 – Haru dan rasa syukur menyelimuti kediaman sederhana milik Paisri, warga Dusun Bulurejo RT 001 RW 001, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Di tengah keterbatasan fisik akibat stroke yang dideritanya, secercah harapan datang melalui bantuan kursi roda dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember. Senin, 13 April 2026.
Sejak beberapa waktu terakhir, Paisri harus berjuang melawan dampak penyakit stroke yang membuat aktivitas hariannya sangat terbatas. Untuk berpindah tempat pun, ia harus bergantung pada bantuan keluarga. Kondisi tersebut tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga menjadi beban emosional tersendiri bagi dirinya dan orang-orang terdekat.
Namun, senyum bahagia mulai terlihat ketika bantuan kursi roda diserahkan langsung oleh pihak terkait. Kursi roda tersebut menjadi alat yang sangat berarti bagi Ibu Paisri untuk kembali memiliki sedikit kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Dengan suara lirih, Paisri menyampaikan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Jember dan semua pihak yang telah peduli. Bantuan ini sangat membantu saya, sekarang saya bisa lebih mudah bergerak. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan warga dengan kondisi kesehatan terbatas.
Sementara itu, Camat Kencong Ronny Arvianto turut memberikan apresiasi atas kepedulian yang telah ditunjukkan. Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan akan terus berupaya menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program-program bantuan yang tersedia.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Dinas Sosial Kabupaten Jember dalam merespons kebutuhan warga. Bantuan ini bukan hanya sekadar fasilitas, tetapi juga bentuk kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami berharap Ibu Paisri dapat terbantu dan tetap semangat menjalani kehidupan,” ujar Camat Kencong.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kecamatan akan terus melakukan pendataan dan koordinasi agar warga lain yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan serupa secara tepat sasaran.
Kisah Paisri menjadi potret bahwa di balik keterbatasan, selalu ada harapan. Dukungan dari pemerintah dan kepedulian bersama menjadi energi penting bagi mereka yang sedang berjuang, untuk tetap tegar dan melanjutkan hidup dengan penuh semangat. (fur)