Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Sempolan, BPBD Jember Lakukan Jitupasna dan Usulkan Bantuan Stimulan
- 27 Januari 2026
- Dibaca 426 Kali
Bagikan Via:
Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Sempolan, BPBD Jember Lakukan Jitupasna dan Usulkan Bantuan Stimulan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) akibat bencana angin kencang yang melanda Desa Sempolan, Kecamatan Silo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, sebagai tindak lanjut dari kejadian angin kencang yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 dini hari. Angin kencang tersebut menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan menimbulkan kerusakan pada beberapa bangunan. Selain kerusakan fisik, satu warga dilaporkan mengalami luka akibat peristiwa tersebut.
Hasil pendataan BPBD Kabupaten Jember mencatat sedikitnya tiga rumah warga terdampak angin kencang di Dusun Krajan, RT 003 RW 003, Desa Sempolan. Rumah milik Busiya (61) mengalami kerusakan pada bagian atap dengan ukuran sekitar 2,8 meter x 4 meter dan dikategorikan rusak ringan. Dalam kejadian tersebut, Busiya juga mengalami luka-luka sehingga memerlukan perhatian khusus selama masa pemulihan. Sementara itu, rumah milik Mistari dan Tohali masing-masing mengalami kerusakan atap berskala kecil, yakni 1 meter x 0,5 meter dan 0,5 meter x 0,5 meter, tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Bencana angin kencang ini terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 04.30 WIB, saat cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah Kabupaten Jember. Hembusan angin kuat menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Sempolan. Kondisi tersebut mengakibatkan kepanikan warga, terutama karena kejadian berlangsung pada dini hari ketika sebagian besar masyarakat masih beristirahat. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sebagai bentuk respons cepat, BPBD Kabupaten Jember bersama perangkat Desa Sempolan melakukan koordinasi dan pengkajian dampak bencana langsung di lapangan. Tim melakukan pendataan tingkat kerusakan, kebutuhan mendesak warga, serta memastikan kondisi keamanan lokasi terdampak. Setelah proses pengkajian selesai, tim kembali ke markas untuk menyusun laporan dan rekomendasi tindak lanjut. Langkah ini menjadi dasar dalam menentukan bantuan yang akan diberikan kepada warga terdampak.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi terdampak dilaporkan relatif aman dan terkendali. Material reruntuhan akibat pohon tumbang telah dibersihkan, sementara kayu reng dan kayu usuk pada rumah terdampak telah diperbaiki secara mandiri oleh keluarga korban. Pemilik rumah atas nama Busiya untuk sementara waktu mengungsi di rumah tetangga demi alasan keselamatan. BPBD juga telah menyerahkan bantuan terpal berukuran 3 x 4 meter sebagai penanganan darurat sementara.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan kepada Dinas Sosial untuk memenuhi kebutuhan logistik selama masa pemulihan, khususnya bagi keluarga Busiya. Selain itu, BPBD mengusulkan bantuan stimulan berupa 500 buah genteng dan dua lembar kaliboard guna mempercepat proses perbaikan rumah warga. Pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah rawan angin kencang dan pohon tumbang.