Sinergi Cepat Dinsos PPPA Jember, Lansia 70 Tahun Langsung Dievakuasi dan Ditangani Medis
- 25 Maret 2026
- Dibaca 169 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Cepat Dinsos PPPA Jember, Lansia 70 Tahun Langsung Dievakuasi dan Ditangani Medis
JEMBER, 25 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan komitmen nyata dalam merespons laporan warga dengan mengedepankan sinergi lintas sektor. Hal ini dibuktikan melalui penanganan cepat terhadap Mina (70), seorang warga yang membutuhkan pertolongan sosial dan medis darurat di Kelurahan Kepatihan.
Aksi tanggap ini bermula dari laporan David Handoko Seto, anggota DPRD Jember, pada 9 Maret lalu. Tanpa menunggu lama, tim gabungan yang terdiri dari perangkat kelurahan hingga tenaga kesejahteraan sosial langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen menyeluruh.
Kepala UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Jember, Roni Efendi, menegaskan bahwa seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur demi memberikan pelayanan terbaik bagi warga.
"Sejak laporan masuk, kami langsung bergerak cepat bersama pihak kelurahan dan tenaga kesehatan. Penanganan dilakukan secara terpadu hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan intensif," ujar Roni dalam keterangannya, Rabu 25 Maret 2026.
Menurutnya, langkah penanganan tersebut meliputi identifikasi lapangan yang melibatkan aparat Kelurahan Kepatihan untuk memastikan kebutuhan dasar. Pemeriksaan klinis dengan koordinasi instan bersama Puskesmas Jember Kidul untuk diagnosis awal, serta evakuasi humanis melalui pendampingan di UPTD Liposos, sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Sebagai bentuk keseriusan dalam pelayanan kesehatan, Mina kemudian dirujuk ke RSD dr. Soebandi. Tim medis melakukan pemeriksaan mendalam dan mendiagnosis pasien mengidap Tuberkulosis (TBC).
Meskipun tim medis telah berupaya maksimal dengan memberikan terapi intensif di ruang isolasi sesuai standar kesehatan, Tuhan berkehendak lain. Mina dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan terbaik dari pihak rumah sakit.
"Kondisi klien saat pertama kali ditemukan memang sudah cukup lemah. Kami terus melakukan pendampingan penuh sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat," tambah Roni.
Peristiwa ini menjadi potret nyata keberhasilan kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan tenaga kesehatan di Jember. Sinergi ini memastikan bahwa setiap warga, terutama kelompok rentan, tidak berjuang sendirian dalam menghadapi masalah kesehatan.
Dinas Sosial PPPA Jember melalui UPTD Liposos terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian lingkungan. Warga diharapkan tidak ragu melaporkan jika menemukan tetangga yang membutuhkan bantuan agar bantuan pemerintah dapat segera hadir tepat waktu.