Antisipasi Genangan Saat Hujan, DPUPR Jember Normalisasi Drainase di Jalan Koptu Berlian Antirogo
- 30 Oktober 2026
- Dibaca 61 Kali
Bagikan Via:
Antisipasi Genangan Saat Hujan, DPUPR Jember Normalisasi Drainase di Jalan Koptu Berlian Antirogo
JEMBER, 30 OKTOBER 2026 - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) melaksanakan kegiatan normalisasi drainase dan pembersihan bahu jalan di Jalan Koptu Berlian, Kelurahan Antirogo, Kabupaten Jember, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga fungsi saluran drainase, mengantisipasi genangan saat hujan, serta meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Pekerjaan normalisasi drainase dan pembersihan bahu jalan tersebut mencakup area sepanjang 100 meter dengan lebar 2 meter. Tim URC melakukan pembersihan pada saluran drainase dan bahu jalan yang dipenuhi material tanah, dedaunan kering, serta sisa vegetasi yang berpotensi menghambat aliran air.
Dalam pelaksanaannya, petugas membersihkan dan mengangkat material yang menumpuk di sekitar saluran drainase. Langkah ini dilakukan agar saluran dapat berfungsi lebih optimal dalam menampung dan mengalirkan air, terutama ketika intensitas hujan meningkat. Selain itu, pembersihan bahu jalan juga dilakukan untuk mengurangi tumpukan tanah dan dedaunan yang dapat terbawa masuk ke saluran.
Normalisasi drainase menjadi salah satu bentuk pemeliharaan infrastruktur yang penting untuk mengantisipasi terjadinya genangan air saat hujan. Saluran yang dipenuhi sedimentasi, sampah, dan material lainnya dapat mengurangi kapasitas aliran air sehingga berpotensi menyebabkan air meluap ke badan jalan maupun lingkungan di sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, DPUPR Kabupaten Jember berupaya menjaga kelancaran aliran air dengan membersihkan saluran dari berbagai material penghambat. Dengan kondisi drainase yang lebih bersih dan terawat, diharapkan air hujan dapat mengalir lebih lancar sehingga potensi genangan di kawasan Jalan Koptu Berlian dapat diminimalkan.
Koordinator Wilayah (Korwil) Kota, Sariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan normalisasi drainase dan pembersihan bahu jalan merupakan bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus mengantisipasi permasalahan drainase saat musim hujan.
“Normalisasi drainase ini kami lakukan untuk membersihkan saluran dari tumpukan tanah, dedaunan, dan material lainnya yang dapat menghambat aliran air. Harapannya, ketika hujan turun, air dapat mengalir lebih lancar sehingga potensi terjadinya genangan di sekitar lokasi dapat diminimalkan,” ujar Sariyanto.
Ia menjelaskan bahwa pemeliharaan saluran drainase perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga fungsinya agar tetap optimal. Pembersihan tidak hanya diperlukan ketika saluran mengalami penyumbatan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko gangguan aliran air yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat.
Selain melakukan normalisasi saluran, petugas juga membersihkan bahu jalan dari tumpukan tanah, dedaunan, dan sisa vegetasi. Area bahu jalan yang tidak terawat berpotensi menjadi tempat penumpukan material yang kemudian terbawa air hujan menuju saluran drainase. Oleh karena itu, pembersihan kedua area tersebut dilakukan secara bersamaan agar kebersihan lingkungan dan fungsi drainase dapat terjaga. (yan)