Apel Hari Kartini, Kepala Puskesmas Sukorejo Kuatkan Misi Verval Data Kemiskinan
- 21 April 2026
- Dibaca 498 Kali
Bagikan Via:
Apel Hari Kartini, Kepala Puskesmas Sukorejo Kuatkan Misi Verval Data Kemiskinan
JEMBER, 21 APRIL 2026 – Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai ajang penguatan komitmen pelayanan publik oleh jajaran tenaga kesehatan di Kecamatan Bangsalsari. Kepala Puskesmas Sukorejo, dr. Siti Masnunah, memimpin langsung apel peringatan Hari Kartini yang digelar pada Selasa, 21 April 2026, dengan menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan di Kabupaten Jember.
Dalam amanatnya, Siti Masnunah tidak hanya mengulas nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan, tetapi juga mengaitkannya dengan semangat pengabdian ASN masa kini. Menurutnya, perjuangan Kartini dapat diwujudkan dalam bentuk kerja nyata, termasuk dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk memastikan keadilan sosial melalui data yang akurat.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait terus memperkuat langkah pengentasan kemiskinan melalui pendekatan berbasis data. Salah satu strategi yang kini digencarkan adalah pelibatan aktif ASN lintas sektor untuk turun langsung ke lapangan melakukan verifikasi dan validasi data masyarakat miskin.
“ASN dari berbagai perangkat daerah ditugaskan turun langsung ke desa dan kelurahan untuk mencocokkan data administratif dengan kondisi riil masyarakat. Ini adalah langkah penting agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Siti Masnunah menegaskan bahwa akurasi data memiliki peran krusial dalam sektor kesehatan. Data yang valid akan menjadi dasar dalam menentukan intervensi pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian lebih.
“Akurasi data adalah pintu masuk bagi pelayanan kesehatan yang adil. Kami di Puskesmas Sukorejo berkomitmen penuh mendukung proses verifikasi ini, memastikan setiap kebijakan kesehatan yang diambil tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Sukorejo masih dalam proses menyelesaikan tugas verval tersebut. Hal ini dikarenakan adanya pembagian waktu antara tugas pokok pelayanan kesehatan dan penugasan tambahan untuk pendataan di lapangan. Meski demikian, ia memastikan seluruh jajaran tetap berkomitmen untuk menuntaskan tugas tersebut sesuai dengan data yang telah dibagikan.
“Kami memahami bahwa ini adalah tugas tambahan, namun ini bagian dari tanggung jawab bersama sebagai ASN. Nakes yang belum selesai akan tetap melaksanakan verval sesuai data masing-masing,” tambahnya.
Kegiatan apel Hari Kartini ini menjadi simbol bahwa semangat perjuangan tidak hanya dikenang secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata. Keterlibatan tenaga kesehatan dalam verval data kemiskinan menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab satu sektor, melainkan kerja kolaboratif seluruh elemen pemerintah.
Dengan keterlibatan aktif ASN, termasuk tenaga kesehatan, diharapkan data kemiskinan di Kabupaten Jember menjadi semakin akurat. Hal ini penting untuk memastikan bahwa berbagai program bantuan sosial maupun layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sekaligus meminimalisir kesalahan sasaran yang selama ini kerap menjadi sorotan.
Melalui momentum Hari Kartini, Puskesmas Sukorejo menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (yun)