Jembatan Perintis Garuda, Kado Istimewa untuk Akselerasi Ekonomi dan Konektivitas Warga Panti
- 01 April 2026
- Dibaca 359 Kali
Bagikan Via:
Jembatan Perintis Garuda, Kado Istimewa untuk Akselerasi Ekonomi dan Konektivitas Warga Panti
JEMBER, 02 APRIL 2026 - Sebuah langkah besar dalam pemerataan infrastruktur di Kabupaten Jember resmi dimulai. Pemerintah Kecamatan Panti bersama Kodim 0824/Jember melaksanakan koordinasi lapangan sekaligus groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahun Anggaran (TA) 2026.
Proyek monumental yang diinisiasi oleh Kodim 0824/Jember ini menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat akan akses transportasi yang layak. Menghubungkan Kecamatan Panti dengan Kecamatan Bangsalsari, jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang akan menghidupkan potensi ekonomi lokal serta mempermudah mobilitas sosial warga di wilayah perbatasan.
Kegiatan diawali dengan koordinasi melalui Zoom Meeting yang menghubungkan unsur pimpinan daerah secara virtual, disusul dengan peninjauan titik nol di perbatasan Desa Badean dan Desa Pakis, Kecamatan Panti. Kehadiran teknologi dalam koordinasi ini membuktikan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan fisik di pelosok desa dengan efisiensi tinggi.
Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos, M.M., yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas instansi ini. Beliau menegaskan bahwa jembatan ini adalah dambaan warga Panti sejak puluhan tahun silam.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI dan Pemerintah Kabupaten Jember. Sinergi antara Forkopimda dan Pemerintah Kecamatan sangat solid dalam mengawal program ini. Bagi warga kami di Panti, jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan harapan baru untuk mobilitas yang lebih aman dan cepat," ujar Hendra, dikutip Kamis, 02 April 2026.
Selama ini, warga di perbatasan Desa Badean dan jalur menuju Bangsalsari harus berjuang ekstra saat musim penghujan. Ketiadaan jembatan memaksa mereka untuk menyeberangi sungai secara manual atau memutar arah hingga belasan kilometer.
Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, hambatan geografis tersebut segera berakhir. Proyek ini diprediksi akan memberikan dampak positif yang masif.
Di antaranya mempermudah pengangkutan hasil bumi warga Panti ke pasar yang lebih luas, mempercepat akses anak sekolah dan akses darurat menuju fasilitas kesehatan, serta mempererat hubungan sosial dan ekonomi antara warga Panti dan Bangsalsari.
Pembangunan jembatan ini melibatkan teknisi dari Zeni Bangunan TNI dan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Jember. Mengusung konsep semipermanen dengan standar keamanan tinggi, proyek ini juga mengedepankan kearifan lokal melalui budaya gotong royong warga setempat.
Kebahagiaan pun terpancar dari tokoh masyarakat Desa Pakis, Aswadi. Ia merasa lega karena masa-masa terisolasi saat banjir akan segera berakhir.
"Dulu kalau banjir, kami terisolasi. Sekarang, dengan adanya Jembatan Perintis Garuda dari bapak-bapak TNI, kami merasa lebih tenang dan yakin ekonomi desa akan maju," tuturnya penuh syukur.