logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Audiensi dengan DPMPTSP Jember, PT Sumber Graha Sejahtera Apresiasi Fasilitasi Pemkab

  • 22 April 2026
  • Dibaca 226 Kali
Bagikan Via:
audiensi-dengan-dpmptsp-jember-pt-sumber-graha-sejahtera-apresiasi-fasilitasi-pemkab-20260423

Audiensi dengan DPMPTSP Jember, PT Sumber Graha Sejahtera Apresiasi Fasilitasi Pemkab

JEMBER, 22 APRIL 2026 - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember menerima audiensi PT Sumber Graha Sejahtera, perusahaan industri veneer dan kayu lapis, sebagai tindak lanjut disposisi Bupati Jember, Selasa 21 April 2026. Pertemuan berlangsung di ruang rapat DPMPTSP sejak pukul 09.00 WIB.

Audiensi dipimpin langsung oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., bersama jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas fasilitasi penyelesaian persoalan ketenagakerjaan pada Maret 2026.

Perusahaan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember dan Forkopimda yang telah membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan ketenagakerjaan. Dukungan ini dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan operasional perusahaan.

Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Jember, sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong pertumbuhan investasi dan penguatan sektor industri di Jawa Timur.

Sementara itu, Koordinator Tim Substansi Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Jember, AA Wijaya, menekankan pentingnya pelaporan kegiatan usaha melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara berkala.

“Penyampaian LKPM menjadi bagian penting untuk mendokumentasikan kontribusi riil pelaku usaha terhadap perekonomian daerah, sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan penanaman modal yang berkelanjutan,” kata AA Wijaya.

Saat ini, PT Sumber Graha Sejahtera tercatat telah menyerap sekitar 750 tenaga kerja lokal di luar skema kemitraan. Namun, perusahaan juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya menurunnya ketersediaan bahan baku kayu sengon di Jember yang beralih ke komoditas tebu, serta penurunan permintaan global produk kayu lapis hingga sekitar 50 persen akibat kondisi ekonomi global.

Perusahaan juga berharap dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya penyediaan bahan baku. Perusahaan memperkirakan pada semester II 2026 akan terjadi peningkatan permintaan, termasuk dari pasar Jepang dan Amerika Serikat.

PT Sumber Graha Sejahtera juga menilai Jember memiliki potensi besar dari sisi ketersediaan tenaga kerja terampil di sektor industri veneer. Karena itu, perusahaan berencana mempertahankan dan mengembangkan kegiatan usahanya di wilayah tersebut, meskipun aktivitas usaha di beberapa daerah lain di Jawa Timur telah berhenti.

Menanggapi hal itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti hasil audiensi dengan melaporkannya kepada Bupati Jember.

“Hasil pertemuan ini akan kami laporkan kepada Bupati Jember, dan kami berharap dapat dijadwalkan pertemuan lanjutan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, diharapkan komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha semakin erat guna mendorong pertumbuhan investasi sekaligus menghadapi berbagai tantangan sektor industri secara bersama.

Galeri Foto