logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Bakesbangpol Jember Cek SPBU Kranjingan, Antrean BBM Kembali Normal

  • 09 September 2026
  • Dibaca 46 Kali
Bagikan Via:
bakesbangpol-jember-cek-spbu-kranjingan-antrean-bbm-kembali-normal-20260909

Bakesbangpol Jember Cek SPBU Kranjingan, Antrean BBM Kembali Normal

JEMBER, 09 SEPTEMBER 2026 – Kabar baik bagi masyarakat Jember. Antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, pada Rabu, 09 September 2026 pagi, terpantau kembali normal. Tidak terlihat penumpukan kendaraan, sementara proses pengisian BBM berlangsung tertib dan lancar.

Kondisi tersebut diketahui setelah jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember turun langsung ke SPBU Kranjingan untuk melihat perkembangan situasi yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian masyarakat.

Kegiatan dipimpin Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Jember Siswanto, S.Si.T., M.T., bersama Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., serta Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Mega Wulandari, S.STP., M.M.

Kunjungan tersebut dilakukan menyusul adanya penumpukan pembelian BBM yang terjadi di hampir seluruh SPBU di Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah ingin memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat serta pelayanan BBM tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sesampainya di lokasi, jajaran Bakesbangpol melihat langsung aktivitas pelayanan kepada konsumen. Situasi SPBU Kranjingan tampak kondusif. Kendaraan yang datang untuk mengisi BBM dapat dilayani tanpa antrean panjang.

Siswanto kemudian berkoordinasi dengan pihak manajemen SPBU guna memperoleh informasi terkini mengenai kondisi pelayanan. Dari hasil komunikasi tersebut diketahui bahwa situasi pada pagi hari telah kembali tertib dan tidak terdapat antrean kendaraan dalam jumlah besar.

Menurut Siswanto, pengecekan langsung ke lapangan penting dilakukan pemerintah untuk memastikan informasi yang berkembang di masyarakat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan pelayanan BBM berjalan dengan baik dan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan BBM dengan tertib dan lancar. Jika ada kendala di lapangan, tentu akan kami koordinasikan dengan pihak terkait,” ujar Siswanto.

Ia menegaskan, pemerintah tidak hanya menunggu laporan, tetapi perlu melihat langsung kondisi yang terjadi di tengah masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi Kabupaten Jember tetap aman dan kondusif.

Kelancaran pelayanan BBM dinilai penting karena berkaitan erat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. BBM menjadi salah satu kebutuhan utama untuk menunjang mobilitas warga, transportasi, kegiatan ekonomi, distribusi barang, hingga berbagai aktivitas pelayanan lainnya.

Karena itu, kondisi antrean dan ketersediaan BBM menjadi perhatian pemerintah, khususnya ketika terjadi peningkatan pembelian yang berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan di SPBU.

Bakesbangpol Jember juga terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan situasi sosial dan ekonomi di wilayah Kabupaten Jember. Apabila ditemukan persoalan yang berpotensi mengganggu masyarakat, koordinasi lintas sektor dapat dilakukan untuk mencari langkah penyelesaian.

Sementara itu, kondisi SPBU Kranjingan pada Rabu pagi menunjukkan perkembangan positif. Pelayanan berjalan normal, antrean panjang tidak terlihat, dan masyarakat dapat melakukan pengisian BBM dengan tertib.

Pemerintah berharap kondisi tersebut dapat terus terjaga sehingga masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk mendapatkan BBM. Koordinasi dan komunikasi antara pengelola SPBU dengan pemerintah juga dinilai penting untuk mengantisipasi apabila terjadi perubahan situasi di lapangan.

Kehadiran jajaran Bakesbangpol di SPBU Kranjingan menjadi bentuk respons pemerintah terhadap kondisi yang berkembang sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terlayani. Dengan situasi yang terpantau lancar, aktivitas warga diharapkan dapat kembali berjalan normal tanpa terganggu antrean pembelian BBM. (but)

Galeri Foto