Benda Asing Styrofoam Tersangkut di Hidung
- 10 April 2026
- Dibaca 257 Kali
Bagikan Via:
Benda Asing Styrofoam Tersangkut di Hidung
Lojejer, Jember — Seorang pasien datang ke Puskesmas Lojejer dengan keluhan adanya benda asing yang masuk ke hidung bagian kanan sejak sehari sebelumnya. Pasien mengaku merasa tidak nyaman serta mengalami gangguan pada pernapasan di salah satu sisi hidung. Berdasarkan keterangan, benda asing tersebut diduga berupa potongan styrofoam yang tidak sengaja masuk ke dalam hidung. Sejak kejadian itu, pasien mulai merasakan sumbatan dan ketidaknyamanan yang semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan, terlihat adanya benda asing yang berada cukup dalam di rongga hidung sebelah kanan. Kondisi tersebut memerlukan penanganan segera untuk mencegah risiko iritasi, infeksi, maupun gangguan pernapasan yang lebih serius. Petugas kemudian melakukan tindakan medis dengan metode suction (penyedotan) untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Namun, proses penanganan tidak berjalan mudah. Pasien yang kurang kooperatif membuat tindakan harus dilakukan dengan lebih hati-hati dan penuh kesabaran.
Selama proses berlangsung, petugas beberapa kali harus menenangkan pasien agar tindakan dapat dilanjutkan dengan aman. Pendekatan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam membantu pasien lebih tenang selama prosedur berlangsung. Proses pengeluaran benda asing tersebut memakan waktu kurang lebih 15 menit. Dengan ketelitian dan teknik yang tepat, petugas akhirnya berhasil mengeluarkan potongan styrofoam dari dalam hidung pasien.
Setelah benda asing berhasil dikeluarkan, kondisi pasien dilaporkan membaik. Keluhan sumbatan dan rasa tidak nyaman pada hidung berangsur hilang, serta pasien dapat kembali bernapas dengan normal. Pihak tenaga kesehatan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap benda-benda kecil yang berpotensi masuk ke dalam saluran tubuh, terutama pada hidung dan telinga. Jika mengalami kejadian serupa, masyarakat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan tidak mencoba mengeluarkan benda asing secara mandiri karena berisiko memperparah kondisi.