Jember Inklusif, BPBJ Buka Akses Verifikasi Inaproc bagi Pelaku Usaha Perorangan
- 27 Maret 2026
- Dibaca 270 Kali
Bagikan Via:
Jember Inklusif, BPBJ Buka Akses Verifikasi Inaproc bagi Pelaku Usaha Perorangan
JEMBER , 27 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah terus melakukan akselerasi digitalisasi pengadaan yang inklusif.
Terbaru, BPBJ resmi membuka layanan verifikasi akun Inaproc bagi pelaku usaha perorangan guna memperluas keterlibatan masyarakat dalam ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Layanan yang berpusat di Kantor BPBJ Kabupaten Jember ini menjadi pintu gerbang bagi para pengusaha mandiri untuk masuk ke dalam sistem Single Sign-On (SSO) nasional yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Dengan akun Inaproc yang tervalidasi, pelaku usaha perorangan kini memiliki legalitas teknis untuk berkompetisi secara sehat di aplikasi SiKAP (Sistem Informasi Kinerja Penyedia) maupun E-Katalog Lokal.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Jember, Prima Kusuma Dewi, SE., mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan respons cepat atas tingginya antusiasme pelaku usaha mandiri di Jember yang belum berbadan hukum (non-CV/PT).
"Kami ingin memastikan digitalisasi pengadaan di Jember tidak eksklusif bagi perusahaan besar saja. Pelaku usaha perorangan, seperti tenaga ahli, pengrajin, hingga penyedia jasa mandiri, kini kami fasilitasi verifikasinya di Kantor BPBJ. Prosesnya transparan, cepat, dan sepenuhnya tanpa biaya," tegas Prima, Jumat 27 Maret 2026.
Lebih lanjut, Prima menjelaskan bahwa langkah strategis ini sejalan dengan visi Bupati Jember, Gus Fawait, dalam mendorong kemandirian ekonomi kerakyatan. Dengan terverifikasinya pelaku usaha lokal di sistem Inaproc, pemerintah daerah dapat lebih optimal dalam menyerap produk dan jasa lokal yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Untuk menjaga integritas dan keamanan sistem, para pemohon diwajibkan hadir secara fisik di Kantor BPBJ guna proses validasi dokumen jati diri. Tim verifikator juga telah disiagakan untuk memberikan asistensi teknis bagi pelaku usaha yang mengalami kesulitan saat melakukan pengisian data di portal LPSE.
Melalui kemudahan akses ini, BPBJ Kabupaten Jember optimistis dapat menciptakan iklim pengadaan yang lebih kompetitif dan transparan. Transformasi digital ini diharapkan mampu menjadikan warga Jember sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju dan mandiri. (ily)