BPBD Jember dan Bagana Ansor Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana, Puluhan Relawan Ikuti Simulasi Tanggap Darurat
- 18 Mei 2026
- Dibaca 87 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember dan Bagana Ansor Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana, Puluhan Relawan Ikuti Simulasi Tanggap Darurat
JEMBER, 17 MEI 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menggelar sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Jember di Kantor Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Jember, Jalan Danau Toba, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti puluhan relawan dari berbagai kecamatan guna memperkuat kapasitas kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.15 WIB berdasarkan surat undangan Pimpinan Cabang GP Ansor Nomor 073/PC-XII-14/SR-02/V/2027 tertanggal 11 Mei 2026 terkait permohonan pemateri dari BPBD Jember.
Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota Bagana perwakilan tiap kecamatan di Kabupaten Jember mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka mendapatkan materi mengenai dasar-dasar manajemen bencana, pertolongan pertama gawat darurat, hingga simulasi penanganan kondisi darurat kebencanaan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan relawan kebencanaan di tingkat masyarakat agar mampu bertindak cepat dan tepat ketika terjadi bencana.
Menurut dia, keterlibatan organisasi masyarakat seperti Bagana sangat penting dalam mendukung penanggulangan bencana di daerah. Relawan yang berada di tengah masyarakat dinilai memiliki peran strategis sebagai unsur pertama yang dapat melakukan penanganan awal sebelum bantuan lanjutan datang.
“Melalui sosialisasi dan simulasi ini kami ingin meningkatkan pemahaman serta keterampilan relawan dalam menghadapi situasi darurat. Pengetahuan dasar kebencanaan dan kemampuan pertolongan pertama sangat penting dimiliki agar penanganan awal dapat dilakukan secara maksimal,” ujar Zughrinada.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Yallal Waton, serta Mars Ansor. Setelah itu sambutan disampaikan oleh Kasatkorcab Banser Jember dan dilanjutkan sambutan Kepala BPBD Jember yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik.
Pada sesi materi, M. Agus Sofarudin anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember memberikan pemaparan mengenai dasar manajemen bencana yang mencakup langkah mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan darurat. Selanjutnya Didi Teguh Dwi Santoso yang juga anggota TRC BPBD Jember menyampaikan materi pertolongan pertama gawat darurat kepada peserta.
Memasuki sesi akhir, tim BPBD Jember melaksanakan simulasi tanggap darurat sebagai bentuk praktik langsung penanganan kebencanaan di lapangan. Peserta tampak aktif mengikuti simulasi dan berlatih penanganan korban dalam kondisi darurat.
Zughrinada berharap kegiatan tersebut dapat membentuk relawan yang tangguh, terampil, dan mampu menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana di wilayah masing-masing.
Kegiatan berjalan aman dan lancar hingga selesai pada pukul 16.15 WIB, kemudian seluruh personel BPBD kembali ke markas komando. (tgh)