Sinergi TNI dan Warga Banjarsengon, Akhiri Puluhan Tahun Nestapa Akses Makam Kebon Kidul
- 11 Juli 2026
- Dibaca 37 Kali
Bagikan Via:
Sinergi TNI dan Warga Banjarsengon, Akhiri Puluhan Tahun Nestapa Akses Makam Kebon Kidul
JEMBER, 11 JULI 2026 – Puluhan tahun kesulitan yang dialami warga RW 04 Kebon Kidul, Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember saat mengantarkan jenazah menuju tempat pemakaman umum (TPU) akhirnya menemui solusi permanen. Melalui aksi gotong royong terpadu, akses jalan menuju TPU tersebut mulai dicor dan diperbaiki plengsengannya pada Jumat, 10 Juli 2026.
Aksi sosial tahap keempat ini menjadi potret sinergi nyata antara elemen masyarakat dan aparat. Kegiatan ini melibatkan 18 personel TNI dari Brigif 9/DY/2 Kostrad, puluhan warga setempat, kader posyandu, tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Banjarsengon, serta jajaran Kelurahan Banjarsengon. Keterlibatan TNI merupakan respons cepat atas surat permohonan bantuan gotong royong yang diajukan oleh masyarakat.
Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., yang memimpin langsung kerja bakti menjelaskan bahwa proyek ini merupakan jawaban konkret atas keluhan menahun warga yang kerap diaspirasikan dalam musyawarah kelurahan (muskel).
"Selama ini jalan ke TPU sangat sempit, hanya 1,5 meter, dipenuhi semak, dan berubah menjadi kubangan lumpur setiap kali hujan. Kondisi ini menyulitkan iring-iringan jenazah dan warga yang berziarah. Sekarang, jalan tersebut kita cor dengan lebar menjadi 2,5 meter dan plengsengannya diperbaiki agar permanen," ujar Sudik di sela-sela kegiatan.
Turut hadir di lokasi, Sekretaris Kelurahan Arik Riyanto, S.Sos. bersama staf Joko Suyitno yang sigap mengawal distribusi logistik material demi kelancaran pembangunan.
Apresiasi mendalam pun datang dari Ketua RW 04 Kebon Kidul, Pak Pen. Ia mengungkapkan rasa leganya karena impian warga selama puluhan tahun akhirnya terwujud.
"Saya mewakili warga RW 04 sangat berterima kasih kepada pihak Kelurahan Banjarsengon, TNI dari Brigif 9, nakes Puskesmas, kader posyandu, dan seluruh warga. Dulu, kalau ada warga yang meninggal saat musim hujan, tandu jenazah terpaksa dipikul menerobos kebun warga karena mobil ambulans tidak bisa masuk," kenang Pak Pen emosional.
Uniknya, kerja bakti ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Untuk mengantisipasi kondisi darurat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga, Puskesmas Banjarsengon menyiagakan tim medis di lokasi guna membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Tenaga kesehatan yang bertugas, Bidan Wahyu Anita, A.Md.Keb. dan Perawat Muhammad Firman Hamdani, S.Kep., Ns., dibantu oleh kader posyandu, berhasil melayani 42 warga yang memanfaatkan fasilitas cek tensi darah, pemeriksaan gula darah, hingga konsultasi kesehatan ringan.
Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat begitu terasa di lapangan, di bawah bentangan spanduk bertuliskan “Karua Bakti TNI Satnonkowil TA 2026 Brigif 9/DY/2 Kostrad” dengan tema mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh. Dimulai dengan apel bersama pukul 07.30 WIB, seluruh unsur yang hadir bahu-membahu mengaduk semen untuk mengecor jalan sepanjang 150 meter dan menata plengsengan setinggi 60 sentimeter.
Sudik Haryono menambahkan, pembenahan akses TPU ini dirancang secara komprehensif dan telah berjalan dalam empat tahap sejak Juni lalu. Tahap pertama dan kedua fokus pada pembukaan jalan serta pembabatan semak belukar. Tahap ketiga dilanjutkan dengan perataan tanah dan pemasangan batu fondasi.
"Hari ini adalah tahap keempat, yaitu pengecoran. Targetnya, minggu depan jalan utama ini sudah selesai dan aman dilalui, baik saat musim hujan maupun kemarau. Setelah infrastruktur jalan rampung, rencana selanjutnya adalah pemasangan lampu penerangan jalan," pungkasnya. (sgk)