Ancaman Bupati Jember Kepada para Camat, Tak Boleh Ada Warga Kekurangan Bahan Pokok Jelang Idul Fitri
- 17 Maret 2026
- Dibaca 161 Kali
Bagikan Via:
Ancaman Bupati Jember Kepada para Camat, Tak Boleh Ada Warga Kekurangan Bahan Pokok Jelang Idul Fitri
JEMBER, 17 Maret 2026 - Bupati Jember Gus Muhammad Fawait SE, M.Sc menyampaikan peringatan tegas kepada seluruh camat se-Kabupaten Jember. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada satu pun warga Jember yang kekurangan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Pernyataan ini disampaikan melalui koordinasi langsung menggunakan handy talky (HT) dengan para camat.
Dalam pidato yang kemudian diunggah melalui akun Instagram @gus.fawait pada Selasa, 17 Maret 2026, Bupati Jember menyatakan, “Menjelang hari raya, saya ingin memastikan satu hal yaitu tidak boleh ada warga Jember yang kekurangan bahan pokok untuk dimasak bersama keluarga.”
Ia meminta para camat memantau kondisi masyarakat di setiap wilayah secara ketat, terutama bagi kelompok masyarakat kurang mampu. “Melalui koordinasi langsung dengan para camat se-Kabupaten Jember menggunakan HT, saya meminta agar kondisi masyarakat di setiap wilayah benar-benar dipantau. Terutama bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa persoalan ini bukan hal sepele. Ia bahkan menyampaikan ancaman implisit berupa tanggung jawab moral dan agama. “Ini bukan hal yang bisa dianggap sepele. Saya sampaikan dengan tegas kepada para camat, jika masih ada warga Jember yang tidak memiliki bahan pokok saat hari raya nanti, maka itu menjadi tanggung jawab kita bersama. Bahkan itu bisa menjadi dosa bagi kita sebagai pemimpin dan pelayan masyarakat,” tegas Gus Fawait.
Menurut Bupati, negara dan pemerintah daerah wajib hadir di tengah masyarakat. “Negara dan pemerintah daerah harus hadir, memastikan setiap rumah tetap bisa menyalakan dapurnya di hari yang penuh kebahagiaan,” katanya.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk menjaga ketersediaan bahan pokok pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya menjelang Idul Fitri. Koordinasi via HT dipilih karena dinilai efektif untuk menyampaikan instruksi secara langsung dan cepat ke tingkat kecamatan.
Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai kekurangan bahan pokok di Jember. Namun, bupati meminta para camat tidak hanya menunggu laporan, melainkan proaktif turun ke lapangan memastikan stok di tingkat rumah tangga, khususnya bagi keluarga prasejahtera.
Video pidato berdurasi sekitar 73 detik tersebut mendapat respons positif dari warganet. Beberapa komentar menyebut pernyataan bupati sebagai langkah kepedulian nyata menjelang hari besar umat Islam.
Dengan ancaman tegas ini, diharapkan seluruh camat di 31 kecamatan se-Jember segera melaksanakan pemantauan intensif. Pemerintah kabupaten juga diharapkan terus berkoordinasi dengan Bulog dan distributor bahan pokok agar pasokan tetap stabil hingga hari H Idul Fitri.
Sementara itu, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP, MM, saat dikonfirmasi via WhatsApp menyatakan kesiapan mengamankan perintah Bupati Fawait. "Siap. Kita masih mendata, segera kami proses jika memang ditemui kasus ketiadaan bahan pokok untuk warga menjelang hari raya. Saat ini tim bersama 7 kelurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas masih intens mencari warga yang dikatagorikan kekurangan bahan pokok," tegas Deni. (sar)