logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Perkuat Kesiapsiagaan Sekolah Lewat Program SPAB di PAUD Al-Furqan Kaliwates

  • 16 April 2026
  • Dibaca 267 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-perkuat-kesiapsiagaan-sekolah-lewat-program-spab-di-paud-al-furqan-kaliwates-20260416

BPBD Jember Perkuat Kesiapsiagaan Sekolah Lewat Program SPAB di PAUD Al-Furqan Kaliwates

JEMBER, 16 APRIL 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus mengintensifkan upaya pengurangan risiko bencana melalui sektor pendidikan. Salah satunya dengan menggelar Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di PAUD Terpadu Al-Furqan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, pada 13–15 April 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat permohonan dari pihak sekolah terkait edukasi dan sosialisasi kebencanaan. Program tersebut melibatkan tim dari BPBD Jember bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan unsur sekolah.

Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jember, Mochamad Miftachul Munir, S.T., mengatakan bahwa program SPAB menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia dini, khususnya di lingkungan pendidikan anak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa guru, siswa, dan tim siaga bencana sekolah memiliki pemahaman yang baik terkait potensi bencana serta langkah-langkah penanganannya,” ujar Munir, Kamis 16 April 2026.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan diawali dengan sosialisasi materi kebencanaan pada hari pertama. Selanjutnya, pada hari kedua dilaksanakan gladi ruang dan gladi posko sebagai bentuk simulasi awal respons bencana di lingkungan sekolah. Kegiatan ditutup pada hari ketiga dengan gladi bersih dan simulasi evakuasi yang melibatkan seluruh peserta.

Tim pelaksana kegiatan terdiri dari sejumlah personel BPBD Jember, di antaranya Mochamad Miftachul Munir, Anton, Venny Nur Farida, Rizky Kusumawardani Putri, Zidan, dan Adel. Mereka memberikan pendampingan langsung dalam setiap tahapan kegiatan.

Hasil dari pelaksanaan program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesiapsiagaan warga sekolah. Tim Siaga Bencana Sekolah yang telah dibentuk sebelumnya dinilai semakin memahami risiko bencana di lingkungan sekolah serta mampu melakukan langkah penanganan darurat secara lebih terstruktur.

Selain itu, para guru juga mendapatkan tambahan keterampilan dalam menangani korban gawat darurat. Siswa dan tenaga pendidik juga dibekali pemahaman tentang prosedur evakuasi mandiri saat terjadi bencana, sehingga diharapkan mampu meminimalkan risiko saat situasi darurat terjadi.

“Kami juga melatih keterampilan tim siaga dalam melakukan respons cepat serta meningkatkan kapasitas mereka dalam upaya pengurangan risiko bencana di sekolah,” kata Munir.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur, seperti BPBD Kabupaten Jember, PAUD Terpadu Al-Furqan, Sekretariat Bersama SPAB, Puskesmas Jember Kidul, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kaliwates, serta Satpol PP Kecamatan Kaliwates.

BPBD Jember menegaskan bahwa program SPAB akan terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di wilayahnya. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (tgh)

Galeri Foto