logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Warisi Semangat Kartini, ASN Perempuan Kelurahan Wirolegi Terjun Verval Data Kemiskinan

  • 23 April 2026
  • Dibaca 133 Kali
Bagikan Via:
warisi-semangat-kartini-asn-perempuan-kelurahan-wirolegi-terjun-verval-data-kemiskinan-20260423

Warisi Semangat Kartini, ASN Perempuan Kelurahan Wirolegi Terjun Verval Data Kemiskinan

JEMBER, 23 APRIL 2026 - Rizki Rahayu, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Perempuan di Kelurahan Wirolegi, menganggap kehadiran ASN Perempuan juga perlu untuk turun langsung ke lapangan, guna memastikan keakuratan data masyarakat miskin hingga ke pelosok.

Bagi Rizki, keterlibatan langsung ASN dalam program ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan langkah penting untuk menghadirkan data yang benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ia menilai, program ini sangat perlu dilakukan karena mampu menjangkau masyarakat yang selama ini sulit terdata. Langkah Rizki ini dinilai mewarisi semangat Kartini, yang setiap tahun diperingati pada 21 April.

“Program ini sangat perlu, karena bisa menjangkau masyarakat miskin di pinggir kebun yang ada di pelosok, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat,” ujarnya, saat ditemui di Kantor Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Kamis 23 April 2026.

Sebagai ASN perempuan, Rizki mengaku tetap mampu menjalankan tugas lapangan dengan baik. Ia bahkan menyebut proses verval yang dijalaninya berjalan lancar tanpa kendala berarti. Beberapa wilayah yang ia datangi, seperti Sumberjambe, Pakusari, hingga Sidomulyo, masih dapat diakses dengan baik.

Tak hanya itu, ia juga merasakan sambutan hangat dari masyarakat setempat yang dinilai sangat ramah dan kooperatif selama proses pendataan berlangsung.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, lokasi verval saya masih bisa dijangkau. Masyarakat disana juga sangat ramah,” tambahnya.

Meski demikian, Rizki berharap ke depan titik verifikasi dapat lebih difokuskan dalam satu kecamatan. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga. “Mungkin saran saya cuma itu, lokasi Verval bisa di satu kecamatan atau setidaknya searah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait, menjelaskan bahwa kegiatan Verval data Kemiskinan tersebut, merupakan strategi Pemkab Jember untuk menciptakan satu data kemiskinan.

Harapannya, agar kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember dapat segera terentaskan di tahun 2029, selayaknya keinginan Pemerintah Pusat. Sehingga, ia meminta agar ASN benar-benar memotret langsung kondisi warga miskin ekstrim di lapangan.

“Jika datanya akurat, maka kebijakan yang akan diterapkan pun akan lebih efektif dan langsung menyentuh akar persoalan,” ungkapnya. (fat)

Galeri Foto