BPKAD Jember Ikuti Rapat Evaluasi Homecare, Lima Kendala Utama Jadi Perhatian
- 15 September 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
BPKAD Jember Ikuti Rapat Evaluasi Homecare, Lima Kendala Utama Jadi Perhatian
Jember, 15 September 2026 — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jember turut mengikuti Rapat Evaluasi Homecare Kabupaten Jember yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (14/9/2026) malam. Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama jajaran pimpinan dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Homecare, khususnya dalam mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemui petugas saat memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.
Rapat dihadiri unsur Sekretariat Daerah, badan dan dinas, Sekretariat DPRD, Satpol PP, rumah sakit daerah, bagian di lingkungan Setda, BUMD, camat, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Jember. Kepala Dinas Kesehatan dan PPKB juga diminta menghadirkan seluruh Kepala Puskesmas, sedangkan Dinas Komunikasi dan Informatika menghadirkan Tim Wadul Gus’e dan RDC untuk mendukung proses evaluasi dan tindak lanjut.
Dalam rapat tersebut dibahas lima besar kendala pelaksanaan Homecare Kabupaten Jember. Pertama, data, alamat, dan identitas sasaran yang tidak lengkap atau tidak valid. Kedua, sasaran tidak berada di rumah atau sulit ditemui. Ketiga, kendala akses, medan, dan transportasi. Keempat, kendala jaringan, aplikasi, serta sistem pelaporan. Kelima, keterbatasan alat kesehatan, obat, dan bahan medis habis pakai (BMHP).
Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa evaluasi harus menjadi langkah konkret untuk memperbaiki kualitas pelayanan Homecare. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang dekat dengan masyarakat.
“Homecare ini bukan sekadar program pelayanan kesehatan. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, setiap kendala yang ditemukan di lapangan harus kita evaluasi dan carikan solusinya bersama agar pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Bupati.
Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Jember, Yuliana Harimurti, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan perangkat daerah dalam evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program pemerintah dapat berjalan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.
“Evaluasi ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah. Dengan mengetahui kendala yang terjadi di lapangan secara langsung, kita dapat bersama-sama mencari solusi dan mendukung agar pelaksanaan Homecare berjalan lebih efektif, tertib, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Yuliana.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember mendorong penguatan koordinasi lintas sektor, perbaikan validitas data sasaran, peningkatan dukungan teknis dan sarana pelayanan, serta optimalisasi sistem pelaporan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan Homecare agar semakin responsif, tepat sasaran, dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Jember.(tgs)