logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Wuluhan

Buka Akses Kesehatan bagi Guru Ngaji, Camat Wuluhan Sosialisasikan Program UHC Prioritas

  • 29 Maret 2026
  • Dibaca 170 Kali
Bagikan Via:
buka-akses-kesehatan-bagi-guru-ngaji-camat-wuluhan-sosialisasikan-program-uhc-prioritas-20260330

Buka Akses Kesehatan bagi Guru Ngaji, Camat Wuluhan Sosialisasikan Program UHC Prioritas

JEMBER, 29 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi warganya, termasuk para pendidik keagamaan.

Dalam rangkaian penyaluran insentif guru ngaji di Kecamatan Wuluhan, menjelas Lebaran kemarin, Camat Wuluhan secara proaktif melakukan edukasi mengenai program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas guna memastikan seluruh guru ngaji mendapatkan jaminan layanan kesehatan yang layak.

Kala itu, Camat Wuluhan, Hanifah, S.Pt, M.Si, memanfaatkan momentum penyaluran insentif di Desa Tanjungrejo untuk berdialog langsung dengan para penerima manfaat.

Dalam diskusi tersebut, Hanifah menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai kemudahan akses medis yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

"UHC Prioritas adalah solusi bagi warga ber-KTP Jember yang belum terdaftar sebagai peserta mandiri BPJS Kesehatan. Cukup dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau KTP, masyarakat sudah bisa mendapatkan pelayanan medis di puskesmas maupun rumah sakit," ujar Hanifah, dikutip Minggu, 29 Maret 2026.

Menurutnya, program UHC Prioritas ini dirancang untuk memangkas hambatan birokrasi dalam layanan kesehatan. Hanifah menjelaskan bahwa layanan ini tidak hanya terbatas pada fasilitas kesehatan di wilayah Jember, tetapi juga mencakup rujukan ke luar daerah, selama fasilitas kesehatan yang dituju merupakan mitra resmi BPJS Kesehatan.

Bagi masyarakat yang belum terdaftar, Hanifah mengimbau untuk segera melakukan aktivasi di fasilitas kesehatan terdekat.

"Kami mendorong warga yang belum memiliki jaminan kesehatan untuk segera mendaftarkan diri di puskesmas cukup dengan membawa KTP. Ini adalah hak warga untuk mendapatkan proteksi kesehatan dari negara," tambahnya.

Antusiasme serupa terlihat dalam kegiatan sosialisasi di Desa Lojejer. Di wilayah tersebut, tingkat pemahaman guru ngaji terhadap program kesehatan dinilai sangat baik, dengan mayoritas peserta telah terdaftar sebagai penerima manfaat UHC Prioritas.

Keberhasilan sosialisasi di tingkat kecamatan ini selaras dengan capaian makro Kabupaten Jember dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Berdasarkan data terbaru Pemerintah Kabupaten Jember, cakupan kepesertaan JKN mencapai 98 persen dari total penduduk. Status peserta aktif berada di angka 81 persen.

Melalui integrasi program daerah dan sistem jaminan kesehatan nasional, Pemerintah Kabupaten Jember optimis dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata, dimulai dari kemudahan akses layanan kesehatan primer hingga rujukan. (riz)

Galeri Foto