BUPATI JEMBER, GUS FAWAIT TEGASKAN DUKUNGAN UNTUK DISABILITAS, NPCI SAMPAIKAN APRESIASI
- 09 Desember 2025
- Dibaca 266 Kali
Bagikan Via:
BUPATI JEMBER, GUS FAWAIT TEGASKAN DUKUNGAN UNTUK DISABILITAS, NPCI SAMPAIKAN APRESIASI
Dalam semangat menyambut Hari Disabilitas Internasional (HDI), Pemerintah Kabupaten Jember dengan bangga menggelar Festival Inklusi Jember 2025 yang mengusung tema “Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas”. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2025 di Alun-Alun Jember dan melibatkan sekitar 600 peserta dari berbagai komunitas penyandang disabilitas.
Peringatan HDI tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan langsung penyandang disabilitas. Mulai dari jalan santai inklusi, pentas seni dan kreativitas, lomba menggambar bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga bazar UMKM. Ratusan peserta dari berbagai kalangan turut memeriahkan acara yang menjadi ruang ekspresi, apresiasi, dan pemberdayaan tersebut.
Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Jember, Kusbandono, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., atas komitmennya dalam tidak hanya memberikan bantuan, namun juga kesempatan untuk penyandang disabilitas untuk berprestasi, berkarya, dan berdaya.
“Kami juga bagian dari masyarakat Jember, kami bukan orang yang pantas untuk dipinggirkan. Kami layak diberikan kesempatan. Terbukti pada ajang Kejuaraan Paralimpiade Provinsi (Keparprov) Jawa Timur 2025, kontingen kami dapat berprestasi dengan meraih 3 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu,” tegas Kusbandono dalam sambutannya.
Gus Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam sambutannya juga menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan bantuan serta kesempatan bagi para penyandang disabilitas. Hal tersebut dibuktikan dalam pengalihan dana pengadaan mobil dinas menjadi pembangunan sekretariat NPCI Kabupaten Jember.
“Untuk usulan dari Pak Kusbandono tentang pembentukan komisi daerah terkait disabilitas, sudah langsung saya sampaikan kepada Bapak PJ Sekda. Saya minta untuk segera dibentuk, jangan lama-lama,” ujar Gus Fawait.
Festival Inklusi 2025 juga menjadi ajang penguatan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, komunitas disabilitas, dunia usaha, hingga masyarakat umum bersama-sama menunjukkan bahwa inklusi bukan sekadar slogan melainkan gerakan bersama yang harus terus diperjuangkan.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Jember menjadi pengingat bahwa kesetaraan adalah hak setiap warga. Dengan semangat “Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas”, pemerintah berharap penyandang disabilitas semakin percaya diri, berdaya secara ekonomi, serta mendapat ruang yang setara dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan pembangunan daerah.