logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Banjarsengon

Bupati Jember Puji KKN Kolaboratif 2026: Kelurahan Banjarsengon Sabet Pengelolaan Sampah Terbaik

  • 25 Agustus 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
bupati-jember-puji-kkn-kolaboratif-2026-kelurahan-banjarsengon-sabet-pengelolaan-sampah-terbaik-20260825

Bupati Jember Puji KKN Kolaboratif 2026: Kelurahan Banjarsengon Sabet Pengelolaan Sampah Terbaik

JEMBER, 25 AGUSTUS 2026 – Ribuan wajah muda memadati Alun-Alun Jember pada Senin, 24 Agustus 2026 sejak pukul 13.00 WIB. Hari itu menjadi momen emosional sekaligus membanggakan bagi para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Mereka baru saja merampungkan sebuah misi pengabdian masyarakat yang terangkum dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Ke-5 Tahun 2026.

​Penarikan ribuan mahasiswa yang dirangkai dengan agenda Ngaji Kebangsaan peringatan HUT ke-81 RI ini menjadi penanda resmi berakhirnya masa KKN. Di hadapan para mahasiswa, Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

​Gus Fawait, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi tinggi bukan hanya karena program kerja yang tuntas, tetapi karena pendekatan humanis yang dibawa oleh para mahasiswa.

Menurutnya, terjun ke masyarakat dengan beragam latar belakang budaya bukanlah hal yang mudah. Namun, para mahasiswa berhasil berbaur dan bekerja sama tanpa memicu gejolak maupun keluhan dari warga setempat. Lebih dari itu, kehadiran mereka memberikan kontribusi nyata dalam proses pemutakhiran data sosial daerah yang sangat krusial bagi pembangunan Jember ke depan.

​Di balik riuhnya perayaan penutupan di jantung kota Jember tersebut, terselip satu kisah sukses yang menonjol dari Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang. Di saat daerah lain mungkin masih bergulat dengan persoalan lingkungan, kelompok mahasiswa yang mengabdi di kelurahan ini justru berhasil menyulap tantangan menjadi prestasi.

​Mereka sukses merangkul warga untuk peduli pada lingkungan hingga akhirnya dianugerahi predikat dan penghargaan langsung dari Bupati Jember untuk kategori Pengelolaan Sampah Terbaik. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ide-ide akademis dari kampus bisa membumi dan diaplikasikan menjadi solusi nyata jika dikomunikasikan dengan hati kepada masyarakat.

​Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., menjadi saksi bagaimana keringat dan dedikasi mahasiswa berpadu dengan semangat gotong royong warganya. Baginya, penghargaan ini bukanlah sekadar piala, melainkan buah dari ikatan emosional dan kerja keras bersama.

​"Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras adik-adik mahasiswa KKN selama berada di Banjarsengon. Penghargaan pengelolaan sampah terbaik ini adalah wujud nyata pembentukan dan pengelolaan bank sampah Basoka (Banjarsengon Bebas Sarka, Red) dari kolaborasi yang sukses antara mahasiswa dan warga kami," ungkap Sudik Haryono dengan nada bangga.

​Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar agar jejak baik yang ditinggalkan para mahasiswa ini tidak berhenti saat program KKN usai. "Harapannya, inovasi kepedulian lingkungan yang sudah dibangun ini bisa terus dijaga dan dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat," tambahnya.

​Kini, ribuan mahasiswa itu telah kembali ke kampus masing-masing. Namun, bagi warga Jember, khususnya di Banjarsengon, mereka bukan sekadar tamu yang singgah, melainkan bagian dari keluarga yang telah mewariskan perubahan baik untuk lingkungan dan kehidupan sosial setempat. (sgk)

Galeri Foto