Bupati Jember Sangat Peduli Kualitas MBG, Seluruh Dapur di Jember Diawasi hingga Rinci
- 29 Mei 2026
- Dibaca 287 Kali
Bagikan Via:
Bupati Jember Sangat Peduli Kualitas MBG, Seluruh Dapur di Jember Diawasi hingga Rinci
JEMBER, 29 MEI 2026 – Demi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, Sekretariat Satuan Tugas (Satgas) Penyelenggara Pangan dan Gizi (SPPG) Kabupaten Jember menggelar kegiatan pengawasan menyeluruh pada Jumat, 29 Mei 2026. Kegiatan ini menyasar seluruh titik pelaksanaan yang tersebar di berbagai kecamatan di wilayah Jember.
Pengawasan ini dilakukan secara terpadu. Di setiap kecamatan, dibentuk tim khusus yang terdiri dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan dipimpin langsung oleh Camat yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas SPPG di wilayahnya masing-masing. Kegiatan ini menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi jalannya operasional program sekaligus menjadikan kebersihan dan keamanan pangan sebagai prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
Sebagai contoh pelaksanaan di lapangan, di Kecamatan Tanggul, Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, S.Sos., memimpin langsung tim supervisi yang beranggotakan Danramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas Tanggul, Kepala Puskesmas Klatakan, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Komunikasi dan Informatika, hingga Dinas Tenaga Kerja.
“Alhamdulillah hari ini kita berkumpul melaksanakan instruksi Gus Bupati untuk melakukan supervisi SPPG di Kecamatan Tanggul. Saya harap kita semua melaksanakan tugas mulia ini dengan penuh tanggung jawab dan ketelitian,” ujar Fariqul dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa tim telah dibekali dengan petunjuk teknis yang sangat rinci dan ketat. Mulai dari pengolahan limbah dan sanitasi yang harus memenuhi standar kesehatan, penggunaan peralatan masak yang wajib bersifat aman untuk pangan (food grade) dan higienis, hingga pengaturan suhu penyimpanan bahan baku makanan.
Tidak ketinggalan, penggunaan Aparat Pelindung Diri (APD) bagi seluruh pekerja di dapur juga menjadi poin yang diperiksa. Kegiatan ini tidak sekadar mengawasi, tetapi juga sekaligus membimbing dan mengendalikan agar kualitas terus terjaga.
Pembagian tugas pun dilakukan secara spesifik sesuai bidang keahlian masing-masing dinas. “Dinas Kesehatan akan menyoroti pemenuhan standar keamanan pangan yang mengacu pada ketentuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sedangkan Dinas Pekerjaan Umum akan memeriksa apakah bangunan dapur tersebut sudah memenuhi standar teknis bangunan yang aman dan layak,” jelasnya.
Tujuan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah agar setiap dapur pelaksana program MBG di Kabupaten Jember terus meningkatkan kualitas hidangan yang disajikan kepada penerima manfaat.
“Gus Bupati secara tegas menginstruksikan agar seluruh dapur pelaksana MBG wajib mematuhi setiap aturan dan standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan semata-mata agar para penerima manfaat benar-benar mendapatkan manfaat maksimal dari makanan yang sehat, aman, dan bergizi seimbang,” tegasnya. (psn)