logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Camat Ledokombo Hadiri Rapat Gerakan 1.200 Nakes, Dorong Percepatan Verifikasi Data Kematian demi Akurasi Pelayanan Publik

  • 13 Juli 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
camat-ledokombo-hadiri-rapat-gerakan-1200-nakes-dorong-percepatan-verifikasi-data-kematian-demi-akurasi-pelayanan-publik-20260713

Camat Ledokombo Hadiri Rapat Gerakan 1.200 Nakes, Dorong Percepatan Verifikasi Data Kematian demi Akurasi Pelayanan Publik

JEMBER, 13 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Ledokombo terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan ketepatan data administrasi kependudukan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si. pada kegiatan Rapat Gerakan 1.200 Tenaga Kesehatan (Nakes) Kecamatan Ledokombo yang diselenggarakan pada Senin 13 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Aula UPTD Puskesmas Ledokombo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Ledokombo, Kepala Seksi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Ledokombo Imam Turmudzi, Amd.Keb., Kepala UPTD Puskesmas Ledokombo dr. Andi Firmansyah, serta seluruh karyawan dan karyawati UPTD Puskesmas Ledokombo. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dengan fokus pada penguatan koordinasi antara pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Rapat Gerakan 1.200 Nakes menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mengevaluasi berbagai program pelayanan kesehatan yang berjalan di Kecamatan Ledokombo. Selain membahas peningkatan mutu pelayanan kesehatan, forum ini juga menyoroti pentingnya akurasi data kependudukan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pemberian layanan publik yang tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Kepala UPTD Puskesmas Ledokombo, dr. Andi Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kecamatan Ledokombo terhadap berbagai program kesehatan yang dijalankan oleh Puskesmas. Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga membutuhkan sinergi yang kuat dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Terima kasih kepada Bapak Camat beserta jajaran Kecamatan Ledokombo yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap berbagai program kesehatan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus diperkuat sehingga berbagai program kesehatan dapat berjalan secara optimal,” ujar dr. Andi Firmansyah.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan untuk terus menjaga profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan humanis kepada masyarakat.

Sementara itu, Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya dalam memberikan pelayanan medis, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendukung tertib administrasi kependudukan.

Menurutnya, salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian bersama adalah percepatan proses verifikasi dan validasi (verval) data kematian masyarakat. Data yang akurat sangat penting untuk mendukung berbagai layanan administrasi kependudukan, perencanaan pembangunan, penyaluran bantuan sosial, hingga penyusunan kebijakan pemerintah yang berbasis data.

“Saya mengajak seluruh karyawan dan karyawati UPTD Puskesmas Ledokombo untuk terus memperkuat koordinasi dan segera melakukan verifikasi serta validasi data kematian masyarakat di wilayah Kecamatan Ledokombo. Data yang akurat merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Jangan sampai terdapat data yang belum diperbarui sehingga dapat berdampak pada pelayanan administrasi maupun program-program pemerintah lainnya,” tegas Camat Ledokombo.

Lebih lanjut, Nino menjelaskan bahwa keterlambatan pembaruan data kematian dapat menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari ketidaktepatan data kependudukan hingga potensi tidak tepat sasaran dalam penyaluran bantuan maupun pelayanan publik lainnya. Oleh sebab itu, ia berharap tenaga kesehatan dapat menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap data yang diperoleh di lapangan segera dilaporkan dan diverifikasi sesuai prosedur.

“Sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan harus terus diperkuat. Ketika terjadi peristiwa kematian di masyarakat, proses pelaporan dan pembaruan data harus dilakukan secepat mungkin agar database kependudukan selalu mutakhir. Dengan data yang valid, pelayanan kepada masyarakat akan semakin efektif, efisien, dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Camat Ledokombo juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di dalam gedung pelayanan maupun melalui berbagai kegiatan kesehatan di lapangan.

“Tenaga kesehatan adalah ujung tombak pelayanan publik di bidang kesehatan. Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian seluruh tenaga kesehatan yang setiap hari bekerja untuk menjaga kesehatan masyarakat Ledokombo. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga demi mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” katanya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan berbagai program kesehatan serta evaluasi pelaksanaan Gerakan 1.200 Nakes di Kecamatan Ledokombo. Para peserta juga berdiskusi mengenai strategi peningkatan koordinasi lintas sektor, percepatan pelaporan data kesehatan, serta penguatan sistem informasi yang mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun komitmen yang semakin kuat antara pemerintah kecamatan dan UPTD Puskesmas Ledokombo dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat akurasi data kependudukan.

Pemerintah Kecamatan Ledokombo meyakini bahwa kolaborasi yang erat antara aparatur pemerintah dan tenaga kesehatan merupakan modal utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berbasis data. Dengan data yang akurat serta pelayanan kesehatan yang berkualitas, berbagai program pembangunan di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dapat dilaksanakan secara lebih efektif demi terwujudnya Kecamatan Ledokombo yang sehat, maju, dan sejahtera.(yus)

Galeri Foto