logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Camat Ledokombo Pantau Stok BBM di SPBU Sempolan, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

  • 09 September 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
camat-ledokombo-pantau-stok-bbm-di-spbu-sempolan-masyarakat-diminta-tak-panic-buying-20260910

Camat Ledokombo Pantau Stok BBM di SPBU Sempolan, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

JEMBER, 09 SEPTEMBER 2026 - Camat Ledokombo Roni Herman Baza, AP melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 54.681.21 Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Rabu 09 September 2026 pagi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi stok BBM yang menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat, khususnya warga Kecamatan Silo dan Kecamatan Ledokombo.

Pemantauan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Camat Ledokombo menemui Manajer SPBU Sempolan, Dani, guna memperoleh informasi secara langsung mengenai kondisi persediaan BBM dan rencana pasokan berikutnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, stok BBM yang tersedia di SPBU 54.681.21 Sempolan pada pagi hari tercatat masih dalam kondisi aman. Persediaan yang tersedia saat pemantauan yakni Pertalite sekitar 28.000 liter dan Solar sekitar 8.000 liter.

Sementara itu, beberapa jenis BBM lainnya, yakni Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex, masih dalam kondisi kosong karena pasokan berikutnya masih dalam proses pemesanan.

Manajer SPBU Sempolan, Dani, menjelaskan bahwa kekosongan sejumlah jenis BBM tersebut bukan berarti pasokan terhenti. Pihak SPBU telah melakukan pemesanan dan menunggu distribusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk pasokan berikutnya, Pertamax diperkirakan dapat kembali tersedia pada Rabu sore dengan volume sekitar 16.000 liter. Selain itu, rencana ketersediaan BBM yang akan masuk meliputi Pertalite sekitar 24.000 liter, Pertamax Turbo 4.000 liter, Solar 8.000 liter, serta Pertamina Dex sekitar 500 liter.

Informasi tersebut menjadi penting di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap ketersediaan BBM. Camat Ledokombo menilai masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan maupun melakukan pembelian dalam jumlah tidak wajar.

Menurut Roni Herman Baza, kondisi stok BBM di SPBU Sempolan secara umum masih aman, sehingga masyarakat di Kecamatan Silo maupun Kecamatan Ledokombo yang biasa melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut diimbau tetap tenang.

“Kami sudah melakukan pemantauan langsung dan berkomunikasi dengan manajemen SPBU Sempolan. Untuk stok BBM yang tersedia saat ini masih aman. Beberapa jenis BBM memang sedang kosong karena dalam proses pemesanan, tetapi pasokan berikutnya juga sudah dipesan dan Insya Allah akan tersedia kembali,” ujar Roni.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau membeli BBM secara berlebihan karena kekhawatiran stok habis. Menurutnya, pembelian secara berlebihan justru dapat memicu antrean panjang dan mengganggu kelancaran pelayanan kepada masyarakat lainnya.

“Kami mengajak masyarakat Kecamatan Silo dan Kecamatan Ledokombo untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Silakan membeli BBM sesuai kebutuhan. Jangan sampai karena kekhawatiran justru terjadi antrean yang mengular dan panjang,” tegasnya.

Camat Ledokombo menambahkan, koordinasi antara pemerintah wilayah dengan pihak pengelola SPBU menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif. Informasi mengenai stok dan distribusi BBM perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.

Sementara itu, Manajer SPBU Sempolan, Dani, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan komunikasi terkait pasokan BBM. Ia memastikan pemesanan telah dilakukan untuk sejumlah produk yang saat ini belum tersedia.

“Untuk stok yang ada saat ini, Pertalite sekitar 28.000 liter dan Solar sekitar 8.000 liter. Sedangkan Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex masih kosong karena menunggu pemesanan. Untuk Pertamax, Insya Allah sore ini sudah tersedia sekitar 16.000 liter,” jelas Dani.

Dengan adanya kepastian mengenai pasokan tersebut, masyarakat diharapkan tidak perlu berbondong-bondong membeli BBM dalam jumlah besar. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai menjadi langkah paling tepat agar distribusi BBM tetap berjalan normal dan pelayanan di SPBU dapat berlangsung tertib.

Pemerintah Kecamatan Ledokombo juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan informasi resmi dalam menyikapi kondisi ketersediaan BBM. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, terutama kabar yang dapat memicu kepanikan.

Pemantauan di SPBU Sempolan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah kecamatan terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan erat dengan mobilitas warga dan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Bagi masyarakat Kecamatan Ledokombo, keberadaan SPBU Sempolan menjadi salah satu lokasi pengisian BBM yang cukup strategis karena lokasinya berada di wilayah Kecamatan Silo dan menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat dari wilayah sekitar.

Camat Ledokombo berharap kondisi distribusi BBM dapat terus berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Yang terpenting sekarang masyarakat tetap tenang. Dari hasil pemantauan kami, stok yang ada masih aman dan pasokan berikutnya juga sedang dalam proses. Mari membeli sesuai kebutuhan dan bersama-sama menjaga agar tidak terjadi antrean panjang,” pungkas Roni Herman Baza, AP.

Dengan kondisi stok yang tersedia serta adanya rencana pasokan tambahan, masyarakat di Kecamatan Silo dan Kecamatan Ledokombo diharapkan dapat menjalankan aktivitas seperti biasa tanpa kekhawatiran berlebihan terkait ketersediaan BBM di SPBU Sempolan. (yus)

Galeri Foto